Segar Kumala Indonesia Incar Laba Rp 55 Miliar di 2025, Siapkan Capex Segini

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 12 miliar pada 2025. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi belanja modal tahun 2024 yang mencapai Rp 15 miliar.

Diterbitkan 02 Mei 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 12 miliar pada 2025. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi belanja modal tahun 2024 yang mencapai Rp 15 miliar.

"Untuk tahun 2025, perusahaan merencanakan belanja modal sebesar Rp 12 miliar, dengan fokus utama beralih. Yakni sebesar 70% akan difokuskan pada pembangunan gudang," kata Direktur Utama PT Segar Kumala Indonesia Tbk, Renny Lauren dalam paparan publik perseroan, Jumat (2/5/2025).

Sebesar 25% belanja modal tahun ini akan digunakan untuk pembelian mobil berpendingin, meskipun porsinya lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun sisanya sekitar 3% dialokasikan untuk inventaris.

"Pada tahun 2024, perusahaan telah menyelesaikan belanja modal senilai Rp 15 miliar. Alokasinya terdiri dari 17% untuk gudang, 80% digunakan untuk pembelian mobil berpendingin yang mendukung distribusi di seluruh Indonesia, dan 3% sisanya dialokasikan untuk inventaris," beber Renny.

Pengurangan di Sisi Belanja Modal

Meski ada pengurangan di sisi belanja modal, perseroan optimis terhadap kinerja tahun ini. Renny mengatakan, produk yang dijual perseroan, yakni buah-buahan, termasuk komponen yang cukup resisten sejak pandemi Covid-19 hingga saat ini. Di mana orang-orang masih mengkonsumsi buah untuk mempertahankan hidup sehat.

"Tahun 2025 kita memproyeksikan kenaikan pembelian produk buah-buahan kita sebesar 20%. Maka kita memproyeksikan sekitar 148 ribu ton diimpor untuk tahun ini," ungkap Renny.

Untuk target kinerja, Renny mengatakan target perseroan secara garis besar sudah tercapai pada 2024 lalu dengan laba Rp 2,2 triliun atau naik 24% dibanding laba 2023. Dengan kenaikan tersebut, Renny mengatakan ada tantangan untuk mempertahankan kenaikan di level yang sama untuk tahun ini.

"Kalau misalnya kita naiknya terlalu hampir 20% itu sudah agak sulit. Jadi kemungkinan kenaikannya ada 5-10% untuk pendapatannya. Karena kita harus mendukung daya beli masyarakat, sehingga secara pendapatan kita tidak terlalu fokus," jelas Renny.

 

Laba

Sementara dari sisi laba, perseroan menargetkan di kisaran Rp 55 miliar. Renny mengatakan, perseroan berkomitmen untuk memperbaiki kinerja dari sisi laba yang sempat turun pada tahun lalu.

"Jadi tahun 2024 ada penurunan, tapi kita ingin coba kembali ke tracknya. Dengan koreksi yang kita bawa dari tahun-tahun sebelumnya, kemudian kita berani menyusun dari 5 tahun ke depan. Jadi ekspektasi kita tetap sama, itu Rp 55 miliar tahun 2025," tandas Renny.

Kinerja 2024

Adapun laba bersih yang berhasil dibukukan oleh PT Segar Kumala Indonesia pada tahun 2024 sebesar Rp 35,2 miliar. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan capaian perseroan di tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 38,7 miliar.

Renny menjelaskan, penurunan laba ini disebabkan dengan adanya peningkatan biaya operasional perusahaan. Serta, harga pokok produk buah segar yang mengalami peningkatan di tengah kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat yang mengalami penurunan sepanjang 2024.

“Di tengah iklim ekonomi yang kurang stabil serta penurunan daya beli dikalangan masyarakat pada tahun 2024, perolehan margin kami mengalami penurunan, namun perolehan margin tersebut masih dalam kondisi terjaga," jelas Renny.

 

Peningkatan Pendapatan

Meskipun laba bersih perseroan mengalami penurunan, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan dengan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 2,2 Triliun untuk tahun buku 2024.

Peningkatan ini tumbuh sebesar 24% secara tahunan (year on year) di mana pada tahun 2023, BUAH membukukan pendapatan sebesar Rp 1,7 Triliun. Raihan tersebut melebihi target pendapatan Rp 2 Triliun yang telah ditentukan perseroan sebelumnya untuk tahun buku 2024.

“Peningkatan revenue yang berhasil kami torehkan ini tak lepas dari kinerja tim yang solid serta kerja keras tim kami sepanjang tahun, selain itu strategi yang kami siapkan sepanjang tahun 2024 berhasil diterima dengan baik oleh masyarakat sehingga kami bisa menutup tahun dengan manis dengan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan," ujar Renny.