Sukses

Bursa Saham Asia Bervariasi Jelang Keputusan Suku Bunga Bank Sentral Jepang

Bursa saham Asia Pasifik beragam pada perdagangan Jumat, 14 Juni 2024. Hal itu di tengah investor menanti keputusan bank sentral Jepang.

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Jumat (!4/6/2024) menjelang keputusan suku bunga bank sentral Jepang.

Mengutip CNBC, ekonom yang disurvei oleh Reuters prediksi Bank of Japan (BoJ) atau Bank Sentral Jepang akan mempertahankan suku bunga acuannya pada 0%-0,1%. Namun, Nikkel melaporkan, bank sentral Jepang sedang mempertimbangkan untuk mengurangi kepemilikan obligasi pemerintah Jepang.

Bank Sentral Jepang menargetkan pembelian obligasi sekitar 6 triliun yen atau USD 38,5 miliar per bulan, dan telah menginformasikan pasar mengenai rencana pembelian obligasi antara 4,8 triliun yen-7 triliun yen per bulan.

Indeks Nikkei 225 melemah 0,09 persen pada pembukaan perdagangan. Indeks Topix di bawah posisi mendatar. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,14 persen, satu-satunya indeks saham acuan di Asia Pasifik. Indeks Kosdaq melemah 0,36 persen.

Sementara itu, indeks ASX 200 di Australia tergelincir 0,17 persen. Indeks Hang Seng di Hong Kong berada di posisi 17.964, lebih rendah dari penutupan terakhir di 18.112,63.

Di wall street, indeks S&P 500 naik dan membukukan rekor penutupan dalam empat hari berturut-turut seiring pelaku pasar mempertimbangkan lebih banyak data yang menunjukkan tekanan inflasi mungkin berkurang.

Indeks S&P 500 menguat 0,23 persen ke posisi 5.433,74. Indeks Nasdaq bertambah 0,34 persen ke posisi 17.667,56. Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor dalam empat hari ini.

Sementara itu, indeks Dow Jones melemah 0,17 persen. Adapun indeks S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi pada pekan ini yang didorong data baru yang menunjukkan tanda-tanda meredanya tekanan inflasi.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Penutupan Bursa Saham Asia Pasifik pada 13 Juni 2024

Sebelumnya, bursa saham Asia Pasifik sebagian besar menguat pada perdagangan Kamis, 13 Juni 2023 setelah the Federal Reserve (the Fed) Amerika Serikat (AS) mempertahankan suku bunga 5,25-5,5 persen.

Selain itu, the Fed mengubah “dot plot” untuk memproyeksikan hanya satu kali penurunan suku bunga pada 2024.

Mengutip CNBC, angka ini turun dari tiga pemotongan yang diproyeksikan pada pertemuan Maret 2024. Namun, dot plot juga menunjukkan jalur pemotongan yang agresif pada 2025, diperkirakan ada empat kali penurunan suku bunga.

Di bursa saham Asia Pasifik, indeks Kospi Korea Selatan memimpin kenaikan. Indeks Kospi naik 0,98 persen dan ditutup ke posisi 2.754,89. Indeks ini mencatat kenaikan selama tiga hari berturut-turut. Indeks Kosdaq sedikit naik ke posisi 871,33.

Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 0,87 persen yang didorong saham kendaraan listrik meski Uni Eropa mengenakan tarif hingga 38 persen pada produsen kendaraan listrik China.

Saham produsen kendaraan listrik BYD naik lebih dari 6 persen, saham Nio dan Li Auto masing-masing naik 1,16 persen dan 1,85 persen.

Indeks CSI 300 melemah 0,51 persen. Indeks Nikkei 225 di Jepang merosot 0,4 persen menjadi 38.720,47. Indeks Topix tergelincir 0,89 persen ke posisi 2.731,78.

Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,84 persen ke posisi 2.728,17. Indeks Kosdaq naik 0,27 persen ke posisi 870,67. Indeks ASX 200 merosot 0,51 persen ke posisi 7.715,5.

 

3 dari 4 halaman

Penutupan IHSG pada 13 Juni 2024

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan Kamis (13/6/2024). Koreksi IHSG terjadi di tengah penguatan sektor saham energi dan teknologi.

Mengutip data RTI, IHSG melemah 0,27 persen ke posisi 6.831,56. Indeks saham LQ45 merosot 0,49 persen ke posisi 858,62. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.896,65 dan terendah 6.831,56. Sebanyak 285 saham melemah sehingga menekan IHSG. 251 saham menguat dan 235 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 812.419 kali dengan volume perdagangan 42,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,2 triliun.

Transaksi Saham SILO Transaksi harian saham mencapai Rp 14,2 triliun itu seiring di pasar negosiasi tercatat lonjakan saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO). Transaksi saham SILO mencapai Rp 3,9 triliun.

 

 

 

4 dari 4 halaman

Gerak Saham

Di pasar negosiasi, harga saham SILO tercatat naik 12,65 persen ke posisi Rp 2.850 per saham. Harga saham SILO berada di level tertinggi dan terendah Rp 2.850 per saham.

Di pasar regular, harga saham SILO naik 1,94 persen ke posisi Rp 2.630 per saham. Saham SILO dibuka stagnan di posisi Rp 2.580 per saham. Harga saham SILO berada di level tertinggi Rp 2.630 dan terendah Rp 2.580 per saham. Total frekuensi perdagangan 681 kali dengan volume perdagangan 13.544.751 saham. Nilai transaksi Rp 3,9 triliun.

Saham GOTO stagnan di posisi Rp 52 per saham. Harga saham GOTO dibuka naik tipis ke posisi Rp 53 per saham. Harga saham GOTO berada di level tertinggi Rp 54 dan terendah Rp 51 per saham. Total frekuensi perdagangan 21.628 kali dengan volume perdagangan 63.133.264 saham. Nilai transaksi Rp 326,3 miliar.

Saham CAMP melambung 24,78 persen ke posisi Rp 282 per saham. Harga saham CAMP dibuka turun 32 poin ke posisi Rp 194 per saham. Harga saham CAMP berada di level tertinggi Rp 282 dan terendah Rp 170 per saham. Total frekuensi perdagangan 13.941 kali dengan volume perdagangan 25.785.416 saham. Nilai transaksi Rp 462,1 miliar.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini