Sukses

IHSG Bergejolak, Sektor Saham Teknologi Pimpin Penguatan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan Selasa, (24/1/2023). Penguatan IHSG didorong sektor saham teknologi dan bursa saham Asia yang menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka stagnan di posisi 6.874,93. Pada pukul 09.05 WIB, IHSG menguat 0,27 persen ke posisi 6.893. Pada pukul 10.01 WIB, IHSG melemah tipis 0,07 persen ke posisi 6.870. Indeks LQ45 bertambah 0,30 persen ke posisi 943,83. Mayoritas indeks acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.906,79 dan terendah 6.878,44. Sebanyak 225 saham menguat dan 153 saham melemah. 227 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 84.187 kali dengan volume perdagangan 2,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 684,9 miliar.  Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.093.

Mayoritas indeks sektor saham (IDX-IC) menguat. Sektor saham teknologi memimpin penguatan dengan naik 1,16 persen. Sektor saham basic mendaki 0,32 persen, sektor saham industri bertambah 0,19 persen, sektor saham kesehatan menanjak 0,13 persen.

Selain itu, sektor saham keuangan menguat 0,34 persen, sektor saham infrastruktur bertambah 0,28 persen dan sektor saham transportasi naik 0,26 persen. Sementara itu, sektor saham energi melemah 0,48 persen, sektor saham nonsiklikal susut 0,34 persen dan sektor saham properti melemah terbatas 0,13 persen.

Mengutip riset PT Ashmore Asset Management Indonesia, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menghijau pada Senin, 23 Januari 2023 waktu setempat seiring investor bertaruh bank sentral AS atau the Federal Reserve akan memutar kembali kenaikan suku bunga dan bersiap untuk pekan yang sibuk laporan laba perusahaan.

Di sisi lain, pasar saham telah pulih untuk memulai 2023 karena investor memperkirakan inflasi yang moderat akan mendorong the Fed melonggarkan kenaikan suku bunga dan berpotensi memangkas suku bunga akhir 2023.

Di sisi lain, area pasar yang paling terpukul saat aksi jual tahun lalu telah memimpin reli pada 2023 karena prospek tingkat pelambatan telah memberikan kepercayaan investor untuk membeli saham perusahaan yang menjanjikan pertumbuhan ke depan.

Saham teknologi naik dengan indeks Nasdaq naik lebih dari 8 persen pada 2023. Aset berorientasi pada pertumbuhan terus bersinar pada Senin, 23 Januari 2023. Saham Advanced Micro Devices dan Nvidia masing-masing naik 9 persen dan 8 persen.

Saham Salesforce naik 3 persen setelah ada laporan Elliot Management telah mengambil saham perusahaan perangkat lunak tersebut. Saham Spotify naik 2 persen setelah perseroan umumkan akan berhentikan 6 persen karyawan.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers-Losers pada 24 Januari 2023

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham PEVE melonjak 34,23 persen

-Saham INRU melonjak 20 persen

-Saham VOKS melonjak 14,18 persen

-Saham MKTR melonjak 13,87 persen

-Saham WIRG melonjak 12,14 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham TECH melemah 6,94 persen

-Saham TAYS melemah 6,93 persen

-Saham RDTX melemah 6,88 persen

-Saham PGUN melemah 6,85 persen

-Saham BPTR melemah 6,72 persen

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

-Saham GOTO senilai Rp 96,5 miliar

-Saham BHAT senilai Rp 176,9 miliar

-Saham NATO senilai Rp 152,3 miliar

-Saham BRMS senilai Rp 114,7 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 111,6 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

-Saham DEWA tercatat 17.145 kali

-Saham SLIS tercatat 14.469 kali

-Saham WIRG tercatat 13.827 kali

-Saham GOTO tercatat 13.349 kali

-Saham BRMS tercatat 10.503 kali

3 dari 4 halaman

Mayoritas Bursa Saham Asia Menghijau pada 24 Januari 2023

Di sisi lain, bursa saham Asia Pasifik sebagian besar menguat seiring sebagian masih libur rayakan libur tahun baru China. Di Australia, indeks ASX 200 naik 0,17 persen pada perdagangan Selasa pagi mengikuti wall street. Indeks Nikkei 225 bertambah 1,61 persen dan indeks Topix naik 1,08 persen. Yen Jepang berada di posisi 130 terhadap dolar AS. Imbal hasil obligasi Jepang bertenor  10 tahun diperdagangkan terakhir 0,39 persen. Demikian mengutip CNBC, Selasa pekan ini.

Pada Senin, 23 Januari 2023, beberapa bursa di kawasan regional Asia Pasifik tutup terkait perayaan tahun baru China, seperti Hang Seng, SSE Composite Index, Shenzen Index, Kospi dan BEI. Di antara bursa yang melakukan perdagangan kemarin seperti Nikkei, S&P/ASX 200 dan All Ordinaries menguat. Kenaikan tersebut juga akibat sentimen positif dari bursa AS yang pada Jumat lalu mencatat penguatan signifikan, antara lain didorong oleh kenaikan saham teknologi dan komunikasi.

Dari Amerika Serikat (AS), kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat cukup signifikan sebesar 0,76 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 1,19 persen, sementara indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 2,01 persen.

Investor memperkirakan potensi perlambatan kenaikan suku bunga oleh the Fed dan bersiap untuk minggu laporan kinerja emiten yang padat.

Saham Tesla dan Apple mengalami kenaikan dengan harapan bahwa pembukaan kembali China akan meningkatkan bisnis kedua perusahaan tersebut. Bursa Eropa juga ditutup menguat, seperti DAX Performance Index dan CAC 40 yang masing-masing naik 0,46 persen dan 0,52 persen.

4 dari 4 halaman

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas

Peluang kenaikan masih terbuka, selama di Atas 6.820 & candle higher high pada Selasa (24/1). Trend Bullish, selama di atas 6.845. IHSG closing di atas 5 day MA (6.783) & di bawah 6.987 (200 day MA).

Indikator MACD bearish, Stochastic bullish, candle higher high. Jika bisa di tutup harian di bawah 6.845, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784, 6.715 DONE, 6.621 DONE, 6.557 DONE. Jika closed di atas 6.845, peluang menuju 6.906, 6.992, 7.046. Range breakout berada di 6.557 - 6.953.

“Level resistance berada di 6.885, 6.906, 6.994, 7.046 dengan support 6.845, 6.801, 6.755, 6.726. Perkiraan range di rentang : 6.825 - 6.925” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Selasa (24/1):

 

1.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Resist: 8.375, 8.450, 8.550, 8.700.

Support: 8.250, 8.175, 8.100, 8.000.

Rekomendasi: speculative buy target 8.375, 8.550 stop loss di bawah 8.150.

 

 

2.PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Resist: 1.665, 1.715, 1.760, 1.820.

Support: 1.585, 1.540, 1.505, 1.475.

Rekomendasi: buy if break 1.620 target 1.660/1.700 stop loss di bawah 1.560.

 

3.PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)

Resist: 1.365, 1.400, 1.435, 1.465.

Support: 1.280, 1.255, 1.230, 1.200.

Rekomendasi:  buy if break 1.330 target 1.365/1.400 stop loss di bawah 1.250.

 

4.PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Resist: 160, 164, 168, 173.

Support: 153, 149, 145, 141.

Rekomendasi: buy  156-158 target 163, 168 stop loss di bawah 148

 

5.PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Resist: 3.900, 3.940, 4.010, 4.050.

Support: 3.830, 3.780, 3.700, 3.650.

Rekomendasi: buy  3.840-3.860 target 3.940, 3.960 stop loss di bawah 3.780.

 

6.PT Timah Tbk (TINS)

Resist: 1.295, 1.320, 1.355, 1.395.

Support 1.250, 1.220, 1.180, 1.135.

Rekomendasi: speculative buy target 1.320, 1.345 stop loss di bawah 1.200.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS