Sukses

IHSG Berpeluang Naik, Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini 20 September 2022

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa, 20 September 2022.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, IHSG saat ini terlihat mulai menunjukkan tanda-tanda potensi mengalami kenaikan di tengah gejolak harga komoditas. Selain itu, masih berangsur kembalinya kondisi sektor riil ke arah lebih baik. Hal ini menurut William akan memberikan sentimen yang baik terhadap kinerja emiten.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat dengan kisaran 7.123-7.273,” kata dia dalam catatannya.

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG ditutup menguat 0,4 persen ke level 7.195 pada perdagangan 19 September 2022, penguatan IHSG pun disertai dengan munculnya tekanan beli.

“Kami memperkirakan, penguatan IHSG ini sifatnya relatif pendek dan sementara dan masih berada pada awal dari wave [y] dari wave B, adapun level penguatan IHSG kami perkirakan akan menguji area 7.220-7.273 terlebih dahulu dan setelahnya waspadai akan adanya koreksi lanjutan ke rentang 6.872-7.065,” kata dia.

Ia prediksi,  IHSG berada di level support 7.150,7.015 dan resistance 7.355,7.377 pada Selasa pekan ini.

Untuk rekomendasi saham hari ini, William memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

Selain itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

Sementara itu, Herditya memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal PT MNC Sekuritas:

1.PT Astra International Tbk (ASII) - Buy on Weakness (7.125)

Saham ASII ditutup menguat 3,3 persen ke level 7.125 pada perdagangan 19 September 2022.

“Selama tidak terkoreksi ke bawah 6.900 sebagai supportnya, kami perkirakan ASII saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c],” kata dia.

Buy on Weakness: 7.075-7.125

Target Price: 7.350, 7.750

Stoploss: below 6.900

 

2.PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) - Buy on Weakness (420)

Saham DOID ditutup terkoreksi 1,9 persen ke level 420 pada perdagangan Senin, 19 September 2022 dan masih didominasi oleh tekanan jual.

“Kami perkirakan, posisi DOID saat ini sedang membentuk wave B dari wave (B) dan dapat digunakan untuk BoW,” ujar dia.

Buy on Weakness: 370-400

Target Price: 480, 526

Stoploss: below 352

 

3.PT Harum Energy Tbk (HRUM) - Buy on Weakness (1.880)

Saham HRUM ditutup terkoreksi 1,6 persen ke level 1.880 pada perdagangan 19 September 2022, koreksi HRUM disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual.

“Kami memperkirakan, posisi HRUM saat ini sedang membentuk wave [b] dari wave Y dan dapat digunakan untuk BoW,” kata dia.

Buy on Weakness: 1.760-1.870

Target Price: 2.050, 2.200

Stoploss: below 1.665

 

4.PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) - Spec Buy (4.000)

Saham LPPF ditutup terkoreksi 2,4 persen ke level 4.000 pada perdagangan 19 September 2022.

“Posisi LPPF saat ini diperkirakan berada pada awal dari wave [b] dari wave A dari wave (B) pada label hitam, sehingga dapat dimanfaatkan untuk BoW selama tidak terkoreksi ke bawah 3.650,” kata dia.

Spec Buy: 3.840-3.960

Target Price: 4.330, 4.760

Stoploss: below 3.650

3 dari 4 halaman

Penutupan IHSG 19 September 2022

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas pada perdagangan saham Senin (19/9/2022). Pada penutupan perdagangan saham, sektor saham transportasi dan energi memimpin koreksi.

Mengutip data RTI, pada penutupan perdagangan, IHSG naik 0,37 persen ke posisi 7.195,48. Indeks LQ45 menguat 0,86 persen ke posisi 1.024,72. Sebagian besar indeks acuan bervariasi. Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.231,41 dan terendah 7.151,61. Sebanyak 208 saham menguat dan 354 saham melemah. 142 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.339.099 kali dengan volume perdagangan 32,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 15,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.972.

Mayoritas sektor saham tertekan. Indeks sektor saham transportasi merosot 1,86 persen, dan memimpin koreksi.

Diikuti indeks sektor saham energi tergelincir 1,83 persen, indeks sektor saham teknologi susut 1,82 persen, indeks sektor saham industri dasar turun 0,64 persen, indeks sektor saham nonsiklikal merosot 0,32 persen, dan indeks sektor saham IDXindustry tergelincir 0,01 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXhealth menguat 1,22 persen, dan pimpin penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXsiklikal menguat 0,57 persen, indeks sektor saham IDXinfrastruktur menanjak 0,31 persen, indeks sektor saham IDXfinance bertambah 0,28 persen, indeks sektor saham IDXproperty menanjak 0,05 persen.

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia Pasifik melemah pada perdagangan Senin, 19 September 2022, dan jelang pertemuan bank sentral utama pada pekan ini.

Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,89 persen. Indeks Hang Seng teknologi melemah 1,93 persen. Indeks Korea Selatan Kospi susut 1,14 persen ke posisi 2.355,66 dan indeks Kosdaq tergelincir 2,35 persen ke posisi 751,91.

Di bursa saham China, indeks Shanghai merosot 0,35 persen ke posisi 3.115,60. Indeks Shenzhen turun 0,48 persen ke posisi 11.207. Bank sentral China memangkas reverse repo rate 14 hari. Indeks ASX 200 di Australia melemah 0,26 persen ke posisi 6.719,90. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,59 persen. Bursa saham Jepang libur pada awal pekan ini.

Pada awal pekan ini, saham Cathay Pacific menguat lebih dari dua persen pada perdagangan Senin pagi setelah berdasarkan laporan South China Morning Post, menurut sumber, kalau karantina hotel untuk kedatangan dari luar negeri akan segera dihapus di Hong Kong.

Maskapai juga meningkatkan kapasitas penerbangan sekitar dua kali lipat dari prediksi sebelumnya pada Agustus 2022.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.