Sukses

Lepas 2 Juta Saham MEDC, Direktur Medco Energi Kantongi Rp 1,7 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Direktur PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Anthony Robert Mathias melepas saham MEDC pada 31 Agustus 2022.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (6/9/2022), Anthony Mathias menjual 2 juta saham MEDC dengan harga Rp 887,453 per saham.

Dengan demikian, Anthony meraup Rp 1,7 miliar dari penjualan saham MEDC tersebut. Adapun tujuan dari transaksi ini pribadi dengan status kepemilikan langsung sebesar 4.209.592 lembar saham dan 70.000.000 lembar saham atas nama DBS Bank Ltd SG-PB Clients.

Setelah transaksi penjualan saham tersebut, Anthony genggam 74.209.592 lembar saham MEDC dari sebelumnya 76.209.592 lembar saham.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 6 September 2022, saham MEDC menguat 1,53 persen ke posisi Rp 995 per saham. Saham MEDC dibuka naik 15 poin ke posisi Rp 995 per saham. Saham MEDC berada di level tertinggi Rp 1.020 dan terendah Rp  985 per saham.Total frekuensi perdagangan saham 13.229 kali dengan volume perdagangna 2.257.823 saham. Nilai transaksi Rp 225,7 miliar.

Pada perdagangan Senin, 5 September 2022, saham MEDC melonjak 10,73 persen ke posisi Rp 980 per saham. Saham MEDC berada di level tertinggi Rp 980 dan terendah Rp 875 per saham. Total volume perdagangan 290.880.400 saham. Nilai transaksi Rp 275,6 miliar. Total frekuensi perdagangan 15.656 kali.

Saham Medco Energi Internasional melonjak 110,30 persen sepanjang 2022. Saham MEDC berada di posisi Rp 980 per saham. Saham MEDC berada di level tertinggi Rp 990 dan terendah Rp 458 per saham. Total volume perdagangan 17.232.959.533 saham. Nilai transaksi Rp 11 triliun. Total frekuensi perdagangan 1.077.382 kali.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Direktur Medco Roberto Lorato Lepas 10 Juta Saham MEDC

Sebelumnya, Direktur PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Roberto Lorato melepas 10 juta lembar saham MEDC.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (3/9/2022), Roberto Lorato menjual 10 juta saham MEDC dengan harga Rp 900 per saham pada 26 Agustus 2022. Dengan demikian, ia peroleh dana Rp 9 miliar dari hasil penjualan saham MEDC.

Adapun tujuan dari transaksi ini pribadi dengan status kepemilikan saham antara lain 34.700.620 lembar saham langsung, 90 juta saham EFG Bank AG, Singapore Branc A/C Clients.

Setelah transaksi, Roberto Lorato memiliki 124.700.620 lembar saham MEDC. Sebelumnya ia memiliki 134.700.620 saham MEDC.

Sebelumnya, Direktur PT Medco Energi Internasional Tbk Ronald Gunawan juga melepas 15 juta saham MEDC dengan harga Rp 728 per saham pada 24 Agustus 2022. Nilai penjualan saham MEDC sebesar Rp 10,92 miliar.

Tujuan dari transaksi penjualan saham MEDC pribadi dengan status kepemilikan langsung. Dengan transaksi penjualan saham tersebut, Ronald genggam 56.638.622 saham MEDC dari sebelumnya 71.638.622.

Selain itu, Direktur PT Medco Energi Internasional Tbk Amri Siahaan juga menjual 15 juta saham MEDC pada 24 Agustus 2022.

Harga rata-rata penjualan per saham Rp 731 per saham. Dengan demikian, Amri meraih dana Rp 10,9 miliar dari penjualan saham tersebut. Tujuan dari transaksi tersebut pribadi dengan status kepemilikan langsung. Setelah transaksi, Amri memiliki 38.219.799 saham MEDC dari sebelumnya 53.219.799 saham.

 

3 dari 4 halaman

Kinerja Semester I 2022

Sebelumnya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan kinerja untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2022. Perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada semester I 2022.

Pada periode tersebut, Medco Energi Internasional berhasil membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 270,11 juta atau sekitar Rp 4,02 triliun (kurs Rp 14.897 per USD). Raihan laba Medco Energi Internasional naik 481,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 46,49 juta.

Kinerja laba bersih itu sejalan dengan pendapatan yang naik 80,32 persen menjadi USD 1,15 miliar atau sekitar Rp 17,09 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 636,29 juta.

Beban pokok pendapatan dan biaya langsung lainnya naik tipis menjadi USD 544,16 juta dibanding semester I 2021 sebesar USD 402,3 juta. Sehingga perseroan mencatatkan laba bruto sebesar USD 603,25 juta, naik 157,81 persen dibanding semester I 2021 sebesar USD 233,99 juta. Demikian mengutip dari laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/8/2022).

Pada periode ini, perseroan mencatatkan bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama senilai USD 126,5 juta, keuntungan penyesuaian nilai wajar aset keuangan USD 12,99 juta, pendapatan bunga USD 14,4 juta, dan pendapatan lain-lain USD 39,94 juta. Bersamaan dengan itu, beban penjualan umum dan administrasi tercatat sebesar USD 93,69 juta. Kemudian beban pendanaan sebesar USD 128,59 juta, dan beban lain-lain USD 46,57 juta.

Dari rincian itu, setelah dikurangi beban pajak penghasilan, perseroan berhasil mencatatkan laba periode berjalan sebesar USD 281,22 juta. Naik 527,45 persen dibanding semester I 2021 sebesar USD 44,82 juta.

4 dari 4 halaman

Aset Perseroan

Dari sisi aset perseroan sampai dengan Juni 2022 tercatat sebesar USD 6,98 miliar, naik dibanding posisi akhir Desember 2021 sebesar USD 5,68 miliar. Terdiri dari aset lancar sebesar USD 1,61 miliar dan aset tidak lancar senilai USD 5,37 miliar.

Liabilitas sampai dengan Juni 2022 tercatat sebesar SUD 5,49 miliar, naik dibanding posisi akhir Desember 2021 sebesar USD 4,45 miliar. Terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar USD 1,54 miliar dan liabilitas jangka pendek USD 3,95 miliar.

Sementara ekuitas naik menjadi 1,49 miliar per 30 Juni 2022 dari USD 1,23 miliar pada akhir Desember 2021.Mengutip data RTI, Selasa (23/8/2022), saham MEDC melonjak 14,63 persen ke posisi Rp 705 per saham. Saham MEDC dibuka naik 50 poin ke posisi Rp 665 per saham.

Saham MEDC berada di level tertinggi Rp 725 dan terendah Rp 665 per saham. Total frekuensi perdagangan 21.336 kali dengan volume perdagangan 3.947.150 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 277,8 miliar.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS