Sukses

Top 3: Investor Ritel Saham Tembus 8,62 Juta, Didominasi Milenial

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jika pertumbuhan jumlah investor di pasar modal terus meningkat signifikan selama masa pandemi. Hingga akhir April 2022, secara nasional jumlah investor ritel di Pasar Modal telah mencapai 8,62 juta.

"Atau telah meningkat sebesar 15,11 persen (ytd) dibandingkan posisi 30 Desember 2021," jelas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, Jumat (27/5/2022),

Pertumbuhan jumlah investor ritel ini juga masih didominasi kaum milenial atau usia di bawah 30 tahun sebesar 60,29 persen dari keseluruhan jumlah investor.

Dia juga berpesan agar setiap masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal perlu mempelajari dan memahami dulu segala bentuk produk dan legalitas perizinan dari pihak yang menawarkannya.

Artikel investor ritel saham tembus 8,62 juta, didominasi milenial menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Sabtu (28/5/2022):

1.Investor Ritel Saham Tembus 8,62 Juta, Didominasi Milenial

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jika pertumbuhan jumlah investor di pasar modal terus meningkat signifikan selama masa pandemi. Hingga akhir April 2022, secara nasional jumlah investor ritel di Pasar Modal telah mencapai 8,62 juta.

"Atau telah meningkat sebesar 15,11 persen (ytd) dibandingkan posisi 30 Desember 2021," jelas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, Jumat (27/5/2022),

Pertumbuhan jumlah investor ritel ini juga masih didominasi kaum milenial atau usia di bawah 30 tahun sebesar 60,29 persen dari keseluruhan jumlah investor.

Dia juga berpesan agar setiap masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal perlu mempelajari dan memahami dulu segala bentuk produk dan legalitas perizinan dari pihak yang menawarkannya.

Berita selengkapnya baca di sini

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

2.BSI Siap Sebar Dividen 2021 Rp 757 Miliar

Pemegang saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menyetujui pembagian dividen tunai Rp 757 miliar. Besaran dividen tunai itu setara 25 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2021.

Selain itu, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BSI yang digelar Jumat (27/5/2022), juga menetapkan 20 persen laba bersih perseroan tahun buku 2021 sebagai cadangan wajib perseroan. Sisanya sebanyak 55 persen dari laba bersih tahun lalu dialokasikan sebagai laba ditahan.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menuturkan, sepanjang tahun lalu pada tahun pertama sejak merger pada 1 Februari 2021, BSI mampu menunjukkan kinerja yang solid dengan membukukan laba bersih sebesar Rp3,02 triliun, naik 38,45 persen secara year on year (yoy).

Berita selengkapnya baca di sini

3 dari 3 halaman

3.Simak Jadwal Stock Split Harum Energy

PT Harum Energy Tbk (HRUM) melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Harum Energy Tbk melakukan stock slit dengan rasio 1:5 berarti setiap satu saham perseroan yang pada saat ini memiliki nominal Rp 100 dipecah menjadi lima saham masing-masing dengan nilai nominal Rp 20 per saham.

Pelaksanaan stock split tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 Mei 2022.

Berita selengkapnya baca di sini