Sukses

HERO Bakal Buka Gerai Baru pada 2022

Liputan6.com, Jakarta - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) berencana mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun depan untuk pembukaan gerai baru.

Direktur Hero Supermarket, Erwantho Siregar mengatakan, rencana tersebut difokuskan untuk menciptakan tambahan pendapatan bagi Perseroan, dengan asumsi gerai-gerai baru akan beroperasi secara optimal.

"Tahun depan tetap ada penambahan gerai sebagai bagian dari pengoptimalan belanja modal. Jadi kita optimalkan penggunaan capex dan investasi kita sebagai bagian dari strategi utama dari segi keuangan,” kata Erwantho dalam paparan publik, Kamis (9/12/2021).

Namun begitu, Erwantho mengatakan perseroan juga memperhatikan kecukupan likuiditas perusahaan. Mengingat terjadi penurunan penjualan selama pandemi, yang juga berimbas pada penurunan likuiditas perusahaan.

"Jadi tanpa menyebutkan angka yang persis untuk capex, tapi kami akan tetap menilai di mana ada kemungkinan untuk buka gerai-gerai yang optimal menghasilkan kinerja yang baik,” imbuhnya.

Sementara 2021, Erwantho mengatakan, kinerja Perseroan belum akan mengalami perubahan pada sisa kuartal IV 2021. Hal itu merujuk pada situasi pandemi yang masih berlangsung.

Hingga kuartal III 2021, Hero Supermarket mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 4,44 triliun atau turun 35,19 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6,86 triliun. Dari raihan itu, HERO mencatatkan rugi sebesar Rp 747,43 miliar atau lebih tinggi 120,18 persen dibanding 30 September 2020 sebesar Rp 339,46 miliar.

"Target sales tahun ini saya kira kita bisa refleksi ke-9 bulan yang sudah ada. Kami melihat bahwa sisa kinerja keuangan tahun ini akan tetap penuh tantangan dalam situasi pandemi covid-19,” ujar dia.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Fokus pada Tiga Merek

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Hero Supermarket, Patrik Lindvall menyampaikan perseroan saat ini tengah fokus pada tiga merek, yakni Hero Food, Guardian Health and Beauty, dan perabot rumah tangga Ikea.

Perseroan ingin memperkuat proposisinya dan pengoptimalan ruang dalam bisnis grosirnya guna meningkatkan aksesibilitas.

Saat ini perseroan telah telah membuka enam gerai Hero. Ke depannya, perseroan juga mempersiapkan pembukaan gerai baru untuk Ikea.

"Kami berupaya untuk semakin meningkatkan tiga brand tersebut dengan memanfaatkan faktor-faktor pendorong yang sama. Antara lain kami semakin berupaya untuk memahami konsumen dan kebutuhan mereka, berorientasi pada konsumen untuk memberikan kemudahan produk yang terjangkau dan tentunya menjadi kepercayaan konsumen," pungkasnya.