Sukses

IHSG Turun 0,93 Persen, 10 Sektor Saham Tertekan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah pada Senin (20/9/2021). Investor asing melakukan aksi jual di seluruh pasar.

Pada penutupan perdagangan, IHSG melemah 0,93 persen ke posisi 6.076,31. Indeks LQ45 susut 0,88 persen ke posisi 854,83. Seluruh indeks acuan kompak tertekan.  Pada awal pekan ini, IHSG berada di level 6.132,03. IHSG berada di level tertinggi 6.133,17 dan terendah 6.053,93. Sebanyak 386 saham melemah sehingga menekan IHSG. 152 saham menguat dan 124 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.307.474 kali dengan volume perdagangan 24,4 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 12,2 triliun. Investor asing jual saham Rp 522,67 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.241.

Sebagian besar sektor saham tertekan keduali indeks sektoral IDXtransportasi naik 2,35 persen. Indeks sektoral IDXtechno melemah 2,55 persen, dan bukukan penurunan terbesar. Diikuti indeks sektoral IDXbasic melemah 1,78 persen dan IDXnonsiklikal susut 1,67 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham TRIS naik 34,58 persen ke posisi Rp 144 per saham

-Saham CBMF naik 34,12 persen ke posisi Rp 114 per saham

-Saham AYLS naik 32,08 persen ke posisi Rp 210 per saham

-Saham YPAS naik 24,30 persen ke posisi Rp 665 per saham

-Saham KIAS naik 20 persen ke posisi Rp 60 per saham

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham OILS turun 6,94 persen

-Saham UFOE turun 6,94 persen

-Saham DCII turun 6,90 persen

-Saham MPRO turun 6,88 persen

-Saham SLIS turun 6,87 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 199,4 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 59,1 miliar

-Saham ASSA senilai Rp 45,7 miliar

-Saham BUKA senilai Rp 17,1 miliar

-Saham SMRA senilai Rp 8,7 miliar

Saham-saham yang dilepas investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 152,2 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 35,1 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 27,7 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 20,3 miliar

-Saham HMSP senilai Rp 13 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia tertekan. Indeks Hang Seng turun 3,3 persen, indeks Thailand melemah 0,98 persen dan indeks Singapura susut 0,81 persen.