Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu, (12/8/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup turun 1,53% dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 280 miliar pada perdagangan saham Selasa, 11 Agustus 2026.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG akan mencoba untuk break resistance kuat di 6.300.
Advertisement
"Hati-hati jika gagal break resistance tersebut, bisa kembali koreksi cukup dalam,” kata Fanny dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.100-6.200 dan level resistance 6.300-6.350.
Dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, selama mampu bertahan di atas 6.264–6.233, IHSG berpeluang kembali menguji 6.377, dengan breakout level tersebut membuka ruang penguatan menuju 6.463–6.500. Sebaliknya, pelemahan di bawah 6.264 berisiko membawa IHSG menguji 6.233, kemudian 6.186 (area gap) & 6.106.
“Kiwoom Research menyarankan hold/accumulate on weakness, dengan trailing stop apabila IHSG kembali ditutup di bawah area 6.233,” demikian seperti dikutip dari riset Kiwoom Sekuritas Indonesia.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA), PT Ultrajaya Milk and Industry Tbk (ULTJ), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Alamtri Resources Energi Tbk (ADRO).
Rekomendasi Teknikal
Trading Idea hari ini: INDF, JPFA, ULTJ, AMMN, ELSA, dan ADRO
- INDF Spec Buy dengan area beli di 7225-7275, cutloss di bawah 7200. Target dekat di 7.325-7.450.
- JPFA Spec Buy dengan area beli di 2.200, cutloss di bawah 2.180. Target dekat di 2.230-2.270.
- ULTJ Spec Buy dengan area beli di 1.480-1.495, cutloss di bawah 1.455. Target dekat di 1.515-1.545.
- AMMN Spec Buy dengan area beli di 4.200-4.250, cutloss di bawah 4.160. Target dekat di 4.300-4.400.
- ELSA Spec Buy dengan area beli di 685-695, cutloss di bawah 675. Target dekat di 710-720.
- ADRO Spec Buy dengan area beli di 2.510-2.530, cutloss di bawah 2.500. Target dekat di 2.550-2.580.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 11 Agustus 2026
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga meninggalkan posisi 6.300 pada perdagangan saham Selasa, (11/8/2026). Koreksi IHSG hari ini seiring mayoritas sektor saham yang tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh posisi 17.846.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 1,53% menjadi 6.267,88. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,31% menjadi 625,79. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.
Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.388,58 dan level terendah 6.230,09. Sebanyak 542 saham melemah sehingga bebani IHSG. 141 saham menguat dan 108 saham diam di tempat. Berdasarkan pantauan Liputan6.com, dalam dua hari ini, IHSG melemah berturut-turut.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, koreksi IHSG hari ini sejalan dengan pergerakan bursa global dan Asia yang melemah. Pihaknya memperkirakan hal itu karena ada penguatan dari harga minyak mentah dunia yang berada di level US$ 82-US$ 88 di tengah perundingan damai Amerika Serikat-Iran yang belum mencapai kesepakatan.
Advertisement
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487883/original/066756000_1769682062-6.jpg)
Selain itu, sentimen lainnya yakni turunnya pergerakan harga emas dunia serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. "Pada pekan ini, investor juga mencermati akan ada MSCI dan juga data inflasi AS,” tutur dia saat dihubungi Liputan6.com.
Herditya prediksi, MSCI masih membekukan konstituen emiten Indonesia. Di sisi lain, total frekuensi perdagangan saham 2.194.645 kali dengan volume perdagangan saham 35,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.846.
Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham kesehatan naik 0,19%. Sektor saham industri terpangkas 3,49%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham consumer siklikal turun 2,68% dan sektor saham teknologi merosot 2,57%.
Lalu sektor saham energi turun 1,78%, sektor saham basic melemah 1,79%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 1,21%.
Di sisi lain, sektor saham keuangan terperosok 1,01%, sektor saham properti terpangkas 1,89%, sektor saham teknologi tergelincir 2,57%, sektor saham infrastruktur melemah 1,22% dan sektor saham transportasi turun 0,60%.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321533/original/044296500_1786447580-cek_fakta_program_magang_nasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5158887/original/014385400_1741675894-cek_fakta_pasukan_oranye.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321375/original/053314000_1786440887-cek_fakta_-_cpns_menpan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408411/original/021376800_1542192171-Pasar-saham-Indonesia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4430078/original/001769200_1684234092-Hari_ini_IHSG_ditutup_melemah-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487880/original/076464300_1769682052-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046086/original/019208800_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4430078/original/001769200_1684234092-Hari_ini_IHSG_ditutup_melemah-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5225850/original/059281600_1747719402-Intel.jpeg)