Sukses

Dirut BRI Sunarso Ungkap Tantangan Menerapkan Investasi ESG

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)/BRI Sunarso membeberkan sejumlah tantangan yang dialami Perseroan untuk menerapkan investasi berbasis Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan (Environmental Social Governance/ESG).

Bahkan, ia mengaku sempat mendapat banyak permintaan dari investor. Lantaran ekspektasi mereka yang tinggi terhadap penerapan ESG ini.

Menurut Sunarso, tantangan pertama dalam penerapan ESG adalah terkait ruang lingkupnya yang sangat luas sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk implementasinya.

"Kedua ekspektasi investor sangat tinggi terhadap implementasi ESG ini. Jadi makanya sering dapat surat cinta dari investor. Yang harus begini, begitu,” kata dia dalam ESG Capital Market Summit 2021, Selasa (27/7/2021).

Tantangan selanjutnya, yakni banyak reporting standard yang harus dipenuhi. Juga proses pengumpulan data baru untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi dan lain-lain. "Itu juga perlu effort tersendiri,” Sunarso menambahkan.

Serta proses sosialisasi dan internalisasi kepada pekerja dan pegawai terkait implementasi ESG, juga dinilai membutuhkan alokasi resources tersendiri. Namun begitu, Sunarso tak memungkiri implementasi ESG ini juga memiliki sederet manfaat bagi Perseroan. Termasuk dari sisi pengelolaan risiko atau risk management.

"Sebenarnya dengan menerapkan ESG, kita otomatis sudah melakukan berbagai risk mitigation,” kata Sunarso.

Implementasi ESG mempersiapkan BRI lebih awal untuk memitigasi risiko yang makin meningkat. Seperti perubahan iklim, data fraud, serta risiko ESG lainnya. Kemudian, penerapan ESG juga dinilai lebih bisa menarik investor. serta meningkatkan reputasi BRi dan menegaskan komitmen keberlanjutan Perseroan di mata stakeholder.

2 dari 3 halaman

Inisiatif ESG

Inisiatif ESG BRI, terutama pada aspek lingkungan (Environment) dapat berkontribusi bagi dampak perubahan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Implementasi ini juga bertujuan untuk memastikan keberlanjutan kinerja Perusahaan.

"Jadi bukan hanya nyari untung. Tapi juga nyari selamat supaya tetap berkelanjutan. Bukan hanya nyari duit, tapi juga nyari nama baik supaya seluruh stakeholdernya menilai Perusahaan ini punya value yang berkelanjutan,” pungkas Sunarso.

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini