Sukses

Direktur Keuangan GameStop Mundur Setelah Lonjakan Harga Saham

Liputan6.com, New York - Setelah menarik perhatian dengan lonjakan harga saham, GameStop secara resmi mengumumkan pengunduran diri Chief Financial Officer , Jim Bell bulan depan.

Seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (24/2/2021), pengunduran diri dilakukan karena fokus peralihan penjualan yang didorong teknologi setelah saham melonjak tajam.

Meski demikian, GameStop menegaskan, pengunduran diri Bell bukan karena perselisihan dengan perusahaan terkait dengan operasinya, termasuk prinsip dan praktik akuntansi.

Namun, sebuah sumber mengatakan, keluarnya Bell tidak ada kaitannya dengan lonjakan saham yang dipicu oleh pedagang ritel di situs media sosial Reddit. Kepergiannya diprakarsai oleh perusahaan.

Tak hanya itu, GameStop juga dikabarkan tidak puas dengan kinerja Bell. Hal ini karena sistem kerja yang akan berubah menjadi bisnis teknologi membuat perusahaan tidak yakin dengan CFO yang ada saat ini.

 

2 dari 3 halaman

Bakal Tinggalkan Perusahaan pada Maret 2021

Bell akan meninggalkan perusahaan pada 26 Maret 2021. Sebelumnya Ia bekerja di Gap Inc and Coldwater Creek serta restaurant chain P. F. Chang's China Bistro menurut profil LinkedIn miliknya.

Terus menurun, saham GameStop kembali merosot 5 persen menjadi USD 42,75 dalam perdagangan. GameStop menarik perhatian karena saham yang dimiliknya naik hingga 140 persen tahun ini. Bahkan nilai saham perusahaan mampu mencapai rekor tertinggi USD 482,95.

GameStop juga menjadi sasaran pemegang saham yang mendorongnya untuk lebih fokus pada penjualan digital dibandingkan toko berbasis mal. GameStop juga mulai mencari CFO baru.

Bila pihaknya belum mendapatkan pengganti sejak kepergian Bell, perusahaan akan menunjuk Chief Accounting Officer, Diana Jajeh sebagai CFO sementara. 

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini