Sukses

215 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke 5.956,86

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan Selasa pekan ini. Sebagian sektor saham berada menguat.

Pada pra-pembukaan perdagangan Selasa(8/12/2020), IHSG naik 16,89 poin atau 0,28 persen ke level 5.947,65. Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 26,11 poin atau 0,44 persen ke 5.956,86.

Indeks saham LQ45 juga menguat 0,31 persen ke posisi 938,86. Sebagian besar indeks acuan bergerak di zona hijau

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.961,77. Sedangkan terendah 5.947,57.

Sebanyak 215 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Kemudian 31 saham melemah dan 205 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham cukup ramai yaitu 43.531 kali dengan volume perdagangan 805,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 634,4 miliar.

Tercatat, investor asing jual saham di pasar regular mencapai Rp 17,93 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.080 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya dua sektor yang berada di zona merah yaitu aneka industri yang turun 0,75 persen dan sektor keuangan turun 0,59 persen.

Sementara sektor yang menguat dipimpin oleh sektor barang konsumsi yang melesat 1,8 persen. Kemudian diikuti sektor pertambangan naik 1,36 persen dan sektor manufaktur naik 0,88 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain PTDU naik 35 persen ke Rp 135 per lembar saham. Kemudian POLA naik 34,56 persen ke Rp 183 per saham dan SDMU naik 34,33 persen ke Rp 90 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah dan mendorong IHSG ke zona merah antara lain ARTO turun 6,90 persen ke Rp 3.510 per lembar saham, AMIN yang turun 6,76 persen ke Rp 276 per lembar saham dan AIMS turun 6,29 persen ke Rp 134 per saham.

2 dari 4 halaman

Perdagangan Kemarin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan saham awal pekan ini. Seluruh sektor berada di zona hijau.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (7/12/2020), IHSG ditutup naik 120,27 poin atau 2,07 persen ke posisi 5.930,75. Sementara, indeks saham LQ45 melemah 2,19 persen ke posisi 936,31.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.941,35 dan terendah 5.854,30.

Pada sesi penutupan pedagangan, 364 saham perkasa tetapi sehingga membawa IHSG ke zona hijau. Sementara itu, sebanyak 126 saham melemah dan 138 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham sangat ramai. Total frekuensi perdagangan saham 1.327.753 kali dengan volume perdagangan 25,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 17,3 triliun.

Investor asing jual saham Rp 327,59 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.049.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Pelemahan dipimpin oleh sektor industri dasar yang melesat 3,72 persen. Kemudian disusul sektor manufaktur yang naik 2,65 persen dan aneka industri yang naik 2,45 persen.

Saham yang menguat antara lain ICON yang naik 34,72 persen ke Rp 97 per lembar saham. Kemudian POLA yang naik 34,72 persen ke Rp 136 per lembar saham dan SDMU yang naik 34 persen ke Rp 67 per lembar saham.

Saham yang melemah sehingga menekan IHSG antara lain PORT yang melemah 6,97 persen ke Rp 454 per lembar saham. Kemudian TNCA turun 6,96 persen ke Rp 294 per lembar saham dan PGLI turun 6,96 persen ke Rp 214 per lembar saham. 

3 dari 4 halaman

Gerak IHSG saat terjadi Bom Thamrin dan Surabaya

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: