Sukses

Awal Pekan IHSG Dibuka Menguat, 7 Saham Ini Rekomendasi untuk Dibeli

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 1,35 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.084,34. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,09 poin atau 0,01 persen menjadi 791,23.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pola gerak IHSG terlihat masih menunjukkan betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Hari ini IHSG diprediksi berada pada rentang 4.821 hingga 5.188.

"Pola gerak IHSG terlihat masih menunjukkan betah berada dalam rentang konsolidasi wajar, mengingat capital outflow masih terjadi secara year to date. Hal ini turut menunjang pelemahan dari IHSG," ujar William di Jakarta, Senin (27/7).

Di sisi lain, masih kuatnya fundamental perekonomian Indonesia dapat turut menjadi penopang pergerakan IHSG. Sedangkan fluktuasi Rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG.

Adapun beberapa saham rekomendasi analis hari ini di antaranya perusahaan dengan kode saham SRIL, ACES, MYOR dan UNVR. Kemudian tiga lainnya adalah perusahaan dengan kode saham KAEF, SMCB serta AALI.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 4 halaman

IHSG Dibuka Menguat ke 5.093,33

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak menguat pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Sebanyak 161 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Senin (27/7/2020), IHSG naik 9,56 poin atau 0,19 persen ke posisi 5.093,33. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,36 persen ke posisi 793,98.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.104,39 Sedangkan terendah 5.081,69.

Sebanyak 161 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 60 saham dan 155 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 32.666 kali dengan volume perdagangan 665,4 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 315,4 miliar.

Investor asing jual saham Rp 18,30 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.596.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, hanya 2 sektor yang berada di zona merah yaitu sektor industri dasar yang anjlok 1,46 persen dan sektor manufaktur turun 0,26 persen.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor perkebunan yang naik 2,41 persen. Kemudian disusul sektor pertambangan yang naik 1,54 persen dan sektor infrastruktur naik 1,22 persen.

3 dari 4 halaman

Pergerakan Saham

Saham-saham yang menguat antara lain, BNII naik 25,56 persen ke Rp 222 per lembar saham. Kemudian PALM naik 23,62 persen ke Rp 246 per lembar saham dan FREN naik 19,42 ke Rp 167 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain TARA anjlok 7 persen ke Rp 93 per lembar saham, UANG yang turun 6,81 persen ke Rp 438 per lembar saham, dan AKSI melemah 6,99 persen ke Rp 173 per lembar saham. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: