IHSG Diproyeksi Lanjutkan Pelemahan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal kembali melemah

Diterbitkan 09 Februari 2017, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal kembali melemah. Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan IHSG di kisaran support 5.310 dan resistance 5.380.

Laju IHSG melanjutkan pelemahan kemarin. Pada perdagangan saham Rabu lalu, IHSG ditutup melemah 20,39 poin ke level 5.361,09.

"Saham-saham berkapitalisasi kecil masih menjadi primadona melihat total value cenderung moderate. Saham sektor trading dan keuangan menjadi penekan IHSG dengan melemah lebih dari 0,5 persen," kata dia, Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Sementara, pada perdagangan saham kemarin investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 172 juta.

Laju IHSG berbanding terbalik dengan Bursa Asia mayoritas menguat. Penguatan dipimpin oleh Bursa Saham Hongkong.

"Penguatan dipimpin oleh Hang Seng yang naik 0,66 persen seiring penguatan perusahaan pengembang properti dan mobil akibat dari optimisme prospek laba yang membaik," ungkap dia.

Beberapa saham rekomendasi Lanjar antara lain, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Sumarecon Agung Tbk (SMRA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Proyeksi IHSG