Sukses

Menunggu Pertemuan Bank Sentral, Bursa Asia Bergerak Tak Seirama

Liputan6.com, New York - Bursa Asia bergerak tak seirama pada pembukaan perdagangan pekan ini. Bursa Korea Selatan melemah sedangkan bursa Jepang bergerak menguat.

Mengutip CNBC, Senin (22/8/2016), Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,54 persen. Sebagian besar sektor pembentuk indeks tertekan. Sedangkan Indeks Nikkei Jepang naik 0,16 persen. Indeks ASX 200 Australia bergerak mendatar.

Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) Janet Yellen diagendakan akan memberikan pidato pada Kamis 26 Agustus nanti di pertemuan bank sentral yang diadakan di Jackson Hole, Wyoming.

Dalam pertemuan tahunan ini, biasanya The Fed mengeluarkan kebijakan yang cukup penting. Oleh karena itu, pelaku pasar menunggu sinyal-sinyal yang bakal dikeluarkan oleh Yellen.

"Nilai tukar dolar AS sudah menunjukkan penguatan dan memberikan sinyal bahwa ada rasa optimistis bahwa perekonomian AS menunjukkan perbaikan," jelas Angus Nicholson, Analis IG.

Sedangkan di Jepang, Nilai tukar yen bergerak melemah terhadap dolar AS. Beberapa analis sebelumnya menyatakan bahwa bahwa yen akan terus melemah terhadap dolar AS karena Bank Sentral Jepang tidak melakukan perubahan dalam kebijakan moneter.

Pada penutupan perdagangan pekan lalu, bursa Asia bergerak menguat karena investor melihat bahwa The Fed kemungkinan besar belum akan menaikkan suku bunga.

"Semakin jelas bahwa the Fed tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat," kata Strategis di Rivkin Sekuritas di Sydney, James Woods. 

(Gdn/Ndw)