Liputan6.com, Jakarta - Kondisi pasar modal tanah air kurang terlalu baik dalam dua pekan ini. Hal tersebut tercermin dari laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kerap bertengger di zona merah.
Lihat saja, pada perdagangan saham Senin 15 Juni 2015, IHSG anjlok sebanyak 98,02 poin atau sebanyak 1,99 persen ke level 4.837,79. Kondisi serupa juga terjadi pada indeks saham LQ45 yang melemah lebih parah sebanyak 2,48 persen ke level 825,11. Sejak awal tahun, IHSG turun 7,45 persen. Hal itu membuat posisi IHSG semakin terpuruk di antara bursa saham dunia. IHSG berada di posisi 13.
Lantas, apa yang mesti dilakukan pelaku pasar saat menghadapi gerak IHSG yang fluktuaktif?
Advertisement
Analis PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee mengatakan, pelaku pasar mesti tenang dalam menghadapi perdagangan saham yang kurang baik. Pelaku pasar mesti memperhatikan kembali tempo investasinya di pasar modal.
"Mesti berpikir time horizon investasi, untuk jangka waktu lebih dari 1 tahun jadi waktu tepat akumulasi saham," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Selasa (16/6/2015).
Untuk investasi jangka pendek, dia menyarankan pelaku pasar memilih instrumen pasar uang untuk investasi. Lantaran, mata uang diperkirakan masih bergerak volatile. "Kurang 3-6 bulan lebih di pasar uang saja dulu. Karena cukup tinggi volatilitasnya," ujar Hans.
Regional dan Domestik Masih Negatif
Hans mengatakan, sejauh ini baik dari regional dan domestik masih menunjukan sentimen yang negatif. Dari regional, dia berkata sentimen negatif datang dari zona Eropa terkait penyelesaian utang Yunani. Terutama, tidak ada titik temu antara perundingan Yunani dan Dana Moneter Internasional (IMF).
"Belum ada tanda yang jelas dengan Yunani. IMFÂ menarik diri dari perundingan, karena prinsip mereka bahwa itu berbeda dengan Yunani. Ini menimbulkan spekulasi Yunani mungkin akan default," ujar Hans.
Pertemuan FOMC (Federal Open Market Commitee) soal kenaikan suku bunga juga dinanti pelaku pasar pada pekan ini. Dari dalam negeri, sentimen negatif datang dari perkiraan melambatnya pertumbuhan RI di kuartal II. Hal itu berdampak terhadap kinerja emiten.
"Dalam negeri, ekonomi lambat, data-data menunjukan perlambatan. Laba korporasi diperkirakan kuartal II sama jeleknya," kata Hans.
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga masih menekan IHSG. Dia mengatakan, pada perdagangan saham hari ini IHSG diperkirakan bergerak pada level support 4.820-4.800. Kemudian resistance pada level 4.880-4.925.
Untuk spekulasi saham, dia merekomendasikan akumulasi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT PP Tbk (PTPP), PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF). (Amd/Ahm)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466673/original/082916800_1767862212-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-08T154559.006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326998/original/002739300_1787046240-Screenshot_2026-08-18_162316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/735039/original/076050100_1410332507-i2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020524/original/019309700_1578913886-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2935917/original/056992200_1570705752-20191010-IHSG-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)