Liputan6.com, Jakarta - Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (31/10/2026) malam. Aktivitas vulkanik tersebut tercatat terjadi dua kali dalam rentang waktu sekitar 45 menit.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 18.30 WIB, kemudian disusul erupsi kedua pada pukul 19.15 WIB. Meski demikian, tinggi kolom abu dari kedua letusan tersebut tidak teramati.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Hargo Pancuran, Lampung Selatan, Suwarno, membenarkan adanya dua kali erupsi tersebut.
Advertisement
"Telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada 31 Oktober 2026 pukul 18.30 WIB. Namun, tinggi kolom abu tidak teramati," kata Suwarno, Sabtu (31/10).
Dia menjelaskan, saat erupsi pertama terjadi, tidak terdengar suara dentuman maupun gemuruh.
"Tidak terdengar dentuman dan gemuruh. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," ujarnya.
Sementara itu, erupsi kedua kembali tercatat pada pukul 19.15 WIB. Sama seperti kejadian sebelumnya, tinggi kolom abu tidak teramati dan aktivitas erupsi masih berlangsung ketika laporan disusun.
Â
Asap Kawah Capai 500 Meter
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387249/original/078180600_1793451741-1001811331.jpg)
Berdasarkan laporan pengamatan periode pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik.
Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut pada tingkat 0-III. Asap kawah bertekanan sedang hingga kuat teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal.
"Tinggi asap kawah teramati sekitar 50 hingga 500 meter di atas puncak kawah," jelasnya.
Dari hasil pemantauan kegempaan, tercatat enam kali gempa hembusan dengan amplitudo 19-46 milimeter dan durasi 27-489 detik.
Selain itu, terekam satu kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 42 milimeter dan durasi 10 detik, serta tujuh kali gempa hybrid atau fase banyak.
Sementara itu, tremor menerus (microtremor) juga masih terekam dengan amplitudo 2-48 milimeter, dengan dominan 10 milimeter.
Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga.
Petugas merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak memasuki dan melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Â
Advertisement
Waspada Radius 1 Km
Selain itu, masyarakat dan wisatawan juga dilarang memasuki wilayah radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, hingga erupsi sekunder akibat kontak panas lava dengan air laut maupun air hujan.
Sementara itu, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Banten dan Lampung diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang menyebut erupsi Gunung Anak Krakatau akan memicu tsunami.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360712/original/030827900_1790662146-cek_fakta_--_BLT_UMKM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387250/original/077764100_1793451741-1001811330.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385065/original/033100000_1793234661-rahmad-dandy-sonriza-bangga-bisa-bawa-borneo-fc-menang-20261028205216.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387201/original/078517600_1793442639-rekonstruksi_1.jpg.2000x1333_q85_crop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4613289/original/005132000_1697515634-_fpdl.in__young-muslim-bride-groom-wedding-photos_181624-37735_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387173/original/077230300_1793439837-1001810809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387162/original/010706300_1793437982-IMG-20261031-WA0143.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387154/original/005566200_1793437510-email-attachment_2026_10_31_hermawan-arifianto_tragis-ayah-dan-anak-tewas-tertimbun-longsor-di-lumajang_WhatsApp-Image-2026-10-31-at-10.51.59.jpeg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309810/original/078110300_1785286920-taveres_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489087/original/010300600_1769820944-Doa_Membaca_Yasin_Nisfu_Syaban.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387090/original/051703800_1793432397-1001807913.jpg)