Kumpulan Doa Memohon Kesehatan Lahir Batin Arab Latin Arti, Simak Faedahnya

Doa memohon kesehatan lahir batin menjadi wasilah untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan fisik dan ketenangan jiwa

Diterbitkan 31 Oktober 2026, 15:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kesehatan merupakan nikmat paling berharga yang sering kali terlupakan oleh manusia. Banyak orang baru menyadari betapa besarnya karunia ini setelah tubuh terbaring lemah atau jiwa dilanda kegelisahan yang tak berujung. Padahal, Islam telah mengajarkan umatnya untuk senantiasa memohon perlindungan dan kesehatan kepada Allah, bukan hanya ketika sakit, tetapi juga dalam keadaan sehat walafiat.

Doa memohon kesehatan lahir batin menjadi wasilah untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan fisik dan ketenangan jiwa. Dengan begitu, seseorang dapat menjalani hidup dengan penuh rasa syukur dan keteguhan iman.

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr dalam kitab At-Tabyiin li Da'awatil Mardha wal Mushabiin menegaskan bahwa doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan sebab syar'i yang Allah jadikan sebagai jalan kesembuhan dan ketenangan. Setiap doa yang dipanjatkan dengan penuh pemahaman dan pengharapan kepada Allah akan membuahkan ketenangan hati, sebagaimana yang dialami oleh para nabi dan orang-orang saleh ketika menghadapi ujian penyakit.

Dalam Ebook Kisah Nabi Ayyub karya Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi, kisah Nabi Ayyub AS menjadi teladan tentang kesabaran menghadapi penyakit yang berkepanjangan. Meskipun tubuhnya telah dipenuhi penyakit dan harta serta keluarganya hilang, beliau tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah. Doa yang beliau panjatkan, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an, menjadi bukti bahwa kesehatan lahir batin bersumber dari kedekatan seorang hamba dengan Rabb-nya.

Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam kitab Dzikir Pagi & Petang dan Sesudah Shalat Fardhu juga menekankan pentingnya memohon kesehatan dalam zikir harian. Doa-doa yang beliau himpun dari berbagai riwayat sahih ini mencakup permohonan kesehatan badan, pendengaran, penglihatan, serta perlindungan dari segala penyakit dan musibah.

Dengan mengamalkannya secara rutin, seorang muslim akan senantiasa berada dalam lindungan Allah, baik lahir maupun batin. Berikut ini rangkumannya.

Doa-Doa Memohon Kesehatan Lahir Batin

Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan untuk memohon kesehatan lahir dan batin, lengkap dengan teks Arab, latin, arti, serta dalil dan penjelasan ulama.

1. Doa Kesehatan Badan, Pendengaran, dan Penglihatan

Arab: اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allaahumma 'aafinii fii badanii, allaahumma 'aafinii fii sam'ii, allaahumma 'aafinii fii basharii, laa ilaaha illaa anta

Artinya: "Ya Allah, sehatkanlah badanku, ya Allah sehatkanlah pendengaranku, ya Allah sehatkanlah penglihatanku. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau."

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari Abu Bakrah, yang mana beliau mendengar ayahnya membaca doa ini tiga kali di pagi dan sore hari karena mengikuti sunnah Nabi SAW.

Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Dzikir Pagi & Petang mencantumkan doa ini sebagai salah satu zikir yang dianjurkan untuk dibaca tiga kali setiap pagi dan petang. Doa ini mencakup permohonan kesehatan fisik (badan), indera pendengaran, dan penglihatan—tiga hal yang menjadi pintu utama bagi manusia untuk beribadah dan berinteraksi dengan dunia.

2. Doa Memohon 'Afiyah (Keselamatan dan Kesehatan) di Dunia dan Akhirat

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ، وَأَهْلِي وَمَالِي

Latin: Allaahumma innii as-alukal 'aafiyata fid dunyaa wal aakhirah, allaahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyata fii diinii wa dunyaaya, wa ahlil wa maalii

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kesehatan (keselamatan) di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku."

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari Ibnu Umarma, dan beliau menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan doa ini ketika pagi dan sore. Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Bakar, Nabi SAW bersabda, "Mintalah kepada Allah ampunan dan kesehatan (afiyah), karena tidak ada seorang pun yang diberi sesuatu setelah keyakinan yang lebih baik daripada kesehatan".

Ustaz Dr. Muhammad Iqbal dalam kajiannya menjelaskan bahwa afiyah mencakup ketenangan lahir batin, terbebas dari penderitaan, serta terjaga dari fitnah dunia dan akhirat. Kesehatan dalam doa ini tidak hanya berarti bebas dari penyakit fisik, tetapi juga keselamatan agama, kehormatan, keluarga, dan harta.

3. Doa Perlindungan dari Hilangnya Nikmat dan Kesehatan

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

Latin: Allaahumma innii a'uudzu bika min zawaali ni'matika, wa tahawwuli 'aafiyatika, wa fujaa-ati niqmatika, wa jamii'i sakhatika

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya kesehatan yang telah Engkau berikan kepadaku, datangnya azab-Mu secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu."

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim dari Ibnu Umarma. Doa ini mengajarkan seorang hamba untuk tidak hanya memohon kesehatan, tetapi juga memohon agar Allah senantiasa menjaganya, karena kesehatan adalah nikmat yang bisa saja hilang jika Allah menghendaki.

Syaikh Abdurrazzaq al-Badr dalam At-Tabyiin menjelaskan bahwa doa ini mengandung pengakuan bahwa segala nikmat, termasuk kesehatan, berasal dari Allah dan dapat hilang jika Allah mencabutnya. Oleh karena itu, seorang muslim harus senantiasa menjaga kesehatan dengan syukur dan ketaatan.

Faedah Doa Memohon Kesehatan Lahir Batin

Doa memohon kesehatan lahir batin memiliki faedah yang sangat besar bagi kehidupan seorang hamba.

Pertama, doa ini merupakan bentuk pengakuan atas kelemahan diri dan ketergantungan mutlak kepada Allah. Sebagaimana dijelaskan Syaikh al-Badr, manusia tidak memiliki daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, sehingga doa menjadi sarana untuk menyadari bahwa kesehatan adalah amanah dan karunia dari-Nya.

Kedua, doa ini menumbuhkan sikap syukur dan menjaga nikmat. Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang diberi kesehatan di dunia dan akhirat, maka ia telah memperoleh keberuntungan yang besar. Dengan berdoa, seorang hamba dilatih untuk tidak menyia-nyiakan kesehatan yang Allah berikan, melainkan menggunakannya untuk beribadah dan berbuat kebaikan.

Ketiga, doa ini memberikan ketenangan jiwa dan keteguhan iman. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam Zaadul Ma'ad menjelaskan bahwa doa dan zikir memiliki pengaruh besar dalam menyembuhkan penyakit hati maupun fisik. Permohonan afiyah yang mencakup kesehatan lahir dan batin akan menghadirkan ketenangan dalam hati, menghilangkan kecemasan, dan memperkuat keyakinan bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya.

Keempat, doa ini menjadi benteng dari segala keburukan dan musibah. Doa perlindungan dari hilangnya nikmat dan kesehatan, sebagaimana diajarkan Nabi SAW, merupakan tameng yang menjaga seorang hamba dari berbagai fitnah dan penyakit, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

 

Pertanyaan Seputar Doa Kesehatan Lahir Batin 

1. Apa itu doa kesehatan lahir batin?

Doa kesehatan lahir batin adalah permohonan kepada Allah agar diberikan kesehatan fisik (badan, pendengaran, penglihatan) serta kesehatan jiwa (hati yang tenang, iman yang kuat, dan perlindungan dari penyakit hati). Doa ini mencakup permohonan afiyah, yaitu keselamatan dan kesejahteraan di dunia dan akhirat.

2. Kapan waktu yang dianjurkan untuk membaca doa kesehatan lahir batin?

Doa kesehatan lahir batin dianjurkan untuk dibaca setiap pagi dan petang, sebagaimana yang dicontohkan oleh Abu Bakrah yang membaca doa "Allaahumma 'aafinii fii badanii..." tiga kali di pagi dan sore hari. Doa ini juga bisa dibaca setelah shalat fardhu dan dalam zikir harian.

3. Apakah doa kesehatan lahir batin hanya untuk orang yang sedang sakit?

Tidak. Doa ini justru sangat dianjurkan untuk dibaca dalam keadaan sehat sebagai bentuk syukur dan permohonan agar Allah senantiasa menjaga kesehatan yang telah diberikan. Rasulullah SAW sendiri membaca doa perlindungan dari hilangnya nikmat dan kesehatan, yang menunjukkan bahwa menjaga kesehatan lebih utama daripada mengobati setelah sakit.

4. Siapa saja ulama yang menjelaskan tentang doa kesehatan lahir batin?

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr dalam At-Tabyiin li Da'awatil Mardha wal Mushabiin menjelaskan makna dan keutamaan doa-doa kesehatan. Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Dzikir Pagi & Petang menghimpun doa-doa kesehatan dari berbagai riwayat sahih. Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam Zaadul Ma'ad juga membahas pengaruh doa dan zikir dalam penyembuhan lahir dan batin.

5. Apakah ada jurnal atau penelitian yang membahas pengaruh doa terhadap kesehatan?

Beberapa penelitian menunjukkan korelasi positif antara doa dan kesehatan. Sebuah menyebutkan bahwa kelompok pasien yang didoakan memiliki insiden gagal jantung yang lebih rendah dan kebutuhan antibiotik yang menurun. Ibnu Qayyim juga menegaskan bahwa ruqyah dan doa merupakan sebab terbesar bagi penyembuhan dan pengobatan berbagai penyakit.