Kondisi Bea Cukai Kudus Usai Digeledah KPK

KPK membawa sejumlah dokumen dalam penggeledahan kantor Bea Cukai Kudus.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 16:43 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, Jawa Tengah, beroperasi normal pada Kamis (29/10/2026), atau sehari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan. Seluruh layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha tetap dibuka.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus, Ruwiya Purnama Edy, menegaskan tidak ada pegawai yang dibawa KPK.

"Kami memastikan bahwa tidak ada pegawai Bea Cukai Kudus yang dibawa tim KPK setelah pemeriksaan di kantor kami. Tidak berpengaruh, berjalan seperti biasa," ujar Ruwiya.

Saat penggeledahan berlangsung, Rabu (28/10/2026), akses pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha tetap dibuka. Tidak ada penghentian aktivitas maupun penutupan layanan akibat kedatangan tim penyidik antirasuah tersebut.

Terkait barang yang dibawa penyidik, Ruwiya menduga tim KPK hanya membawa salinan digital atau softcopy dokumen. Dugaan itu muncul, setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap perangkat komputer milik kantor Bea Cukai Kudus.

"Kami pastikan tidak ada pegawai yang dibawa KPK. Sepertinya hanya softcopy yang dibawa, karena sebelumnya juga ada pengecekan terhadap perangkat komputer milik kantor," katanya.

Meski demikian, Bea Cukai Kudus belum memperoleh informasi lengkap mengenai data maupun barang yang diamankan penyidik.

Ruwiya juga memastikan perangkat komputer milik kantor tidak dibawa tim KPK. Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah ada dokumen fisik yang turut disita.

Dia juga belum bersedia memerinci proses pemeriksaan, karena kegiatan tersebut berlangsung tertutup. Pihaknya masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari kepala kantor Bea Cukai Kudus maupun pegawai yang menjalani pemeriksaan.

"Kami belum bisa menyampaikan sampai nanti ada pernyataan langsung dari kepala kantor maupun teman-teman yang diperiksa," tukasnya.