Sempat Dirawat, Korban Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Meninggal

Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab ledakan di Pasar Cimanggis.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 16:32 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polda Metro Jaya menunggu hasil Labfor untuk mengungkap penyebab ledakan Pasar Cimanggis.
  • Korban meninggal dunia akibat ledakan Pasar Cimanggis bertambah menjadi tiga orang.
  • Ledakan terjadi pada 14 Oktober 2026, polisi fokus penyelamatan korban awal.

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk mengungkap penyebab ledakan di pertokoan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan. Di tengah penyelidikan tersebut, jumlah korban meninggal dunia akibat insiden pada 14 Oktober 2026 itu bertambah menjadi tiga orang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, salah satu korban meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026) setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kita menyampaikan belasungkawa ya terhadap korban yang beberapa hari dirawat. Kemarin Selasa meninggal dunia. Nah, kita menyampaikan empati," kata Budi kepada wartawan di Bundaran HI, Kamis (29/10/2026).

Budi menjelaskan, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab ledakan, termasuk bahan yang memicu insiden tersebut.

"Ini kan masih proses didalami, makanya itu masih beri ruang kepada teman-teman Ditreskrimum untuk mendalami sebab akibat, bahan apa, karena dari Labfor Mabes Polri belum keluar," tuturnya.

 

Awal Peristiwa

Sebelumnya, ledakan terjadi di pertokoan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Sejumlah warga terluka akibat peristiwa tersebut.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, informasi awal mengenai ledakan diterima dari karyawan pasar.

"Iya benar, 18.15-18.16 tadi saya dapat informasi dari karyawan pasar," kata Bambang saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (14/10/2026).

Saat kejadian, polisi memprioritaskan penyelamatan korban dan belum menyimpulkan penyebab ledakan.

"Kita belum bisa berandai-andai. Sementara kita menyelamatkan korban dulu, kita selamatkan orang dulu," tuturnya.

Bambang menyebut sejumlah korban mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan di area lapak dan ruko pasar.

"Iya (tertimpa reruntuhan), pokoknya di dalam pasar ini, lapak-lapak ini, ruko-ruko ini," jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6