Cara Stek Anggur agar Cepat Berbuah, Perhatikan Batang dan Perawatannya

Pelajari cara stek anggur agar cepat berbuah mulai dari memilih batang sehat, menyiapkan media tanam, menjaga kelembapan, hingga merawat tanaman agar produktif.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 16:40 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara stek anggur agar cepat berbuah bisa dimulai dengan memilih batang dari tanaman induk yang sehat, menyiapkan media tanam yang sesuai, dan menjaga kelembapan selama proses pembentukan akar. Metode ini cocok bagi Anda yang ingin memperbanyak tanaman anggur di pekarangan tanpa harus membeli banyak bibit baru.

Anggur dapat diperbanyak secara vegetatif menggunakan potongan batang atau stek. Metode tersebut memungkinkan tanaman baru memiliki karakter yang serupa dengan tanaman induknya, selama bahan perbanyakan berasal dari tanaman yang tepat dan sehat.

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Sains Alami Universitas Islam Malang pada 2024 menunjukkan bahwa penyungkupan dapat meningkatkan sejumlah parameter pertumbuhan stek anggur, seperti panjang tunas, panjang akar, jumlah daun, dan berat basah tanaman. Temuan ini bisa menjadi salah satu acuan untuk memulai pembibitan anggur di rumah.

1. Pilih Batang Anggur dari Indukan yang Sehat

Langkah pertama dalam cara stek anggur agar cepat berbuah adalah memilih batang yang tepat. Kualitas bahan stek berpengaruh terhadap keberhasilan pembentukan akar dan pertumbuhan tanaman selanjutnya.

Pilih batang dari tanaman induk yang sehat, tumbuh baik, dan sudah diketahui kualitas buahnya. Jika memungkinkan, gunakan indukan yang pernah menghasilkan buah dengan rasa dan ukuran sesuai keinginan.

Hindari mengambil batang dari tanaman yang layu, terserang penyakit, atau menunjukkan pertumbuhan tidak normal. Batang yang terlalu muda dan masih lunak juga kurang ideal untuk stek batang berkayu.

Panduan Propagation of Grape Vine Cuttings dari New Mexico State University menjelaskan pentingnya memilih tanaman anggur yang sehat sebagai sumber bahan stek. Pemilihan indukan yang tepat juga membantu mempertahankan karakter varietas yang ingin diperbanyak.

Sebelum memotong batang, siapkan gunting pangkas yang bersih dan tajam agar potongan lebih rapi serta mengurangi risiko kerusakan jaringan tanaman.

2. Potong Batang dengan Beberapa Mata Tuna

sSetelah mendapatkan batang yang sesuai, potong menjadi beberapa bagian untuk dijadikan bahan stek. Setiap potongan sebaiknya memiliki beberapa mata tunas yang sehat agar tersedia titik pertumbuhan bagi tunas baru.

Gunakan batang yang cukup matang, tidak terlalu muda, dan tidak menunjukkan tanda pembusukan. Buat potongan dengan hati-hati supaya jaringan batang tidak rusak atau pecah.

Sebelum ditanam, periksa kembali setiap potongan. Buang bagian yang menghitam, berlendir, atau terlihat terserang penyakit.

Perlu diingat, ukuran batang dan jumlah mata tunas yang ideal dapat berbeda menurut varietas dan kondisi bahan stek. Karena itu, jangan hanya berpatokan pada panjang potongan, tetapi perhatikan juga kesehatan batang dan keberadaan mata tunas.

3. Siapkan Media Tanam yang Gembur dan Tidak Becek

Media tanam menjadi salah satu faktor penting dalam pembentukan akar. Stek membutuhkan kelembapan yang cukup, tetapi media yang terlalu basah dapat meningkatkan risiko pembusukan.

Anda dapat menggunakan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang matang dengan perbandingan awal 2:1:1 sebagai salah satu pilihan media pembibitan. Pastikan bahan yang digunakan bersih, tidak tercemar, dan memiliki drainase yang baik.

Perbandingan tersebut bukan formula yang pasti cocok untuk semua kondisi. Kualitas tanah, tingkat kematangan pupuk, karakter pasir, dan kondisi lingkungan tetap perlu diperhatikan.

Penelitian dalam jurnal Agrotekbis dari Universitas Tadulako membahas pengaruh media tanam dan zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan stek anggur. Penelitian tersebut dapat menjadi rujukan untuk memahami bahwa komposisi media dan perlakuan pembibitan berperan dalam perkembangan stek.

Gunakan wadah yang memiliki lubang pembuangan air. Setelah media dimasukkan, basahi secukupnya hingga lembap, bukan sampai tergenang.

4. Tanam Stek dengan Posisi yang Benar

Masukkan bagian bawah stek ke dalam media tanam dengan posisi yang benar. Pastikan mata tunas tidak seluruhnya tertimbun karena tunas memerlukan ruang untuk tumbuh.

Tekan media secara perlahan di sekitar batang agar stek berdiri stabil. Jangan memadatkan media secara berlebihan karena hal tersebut dapat mengurangi ruang udara di dalamnya.

Letakkan wadah di tempat yang terang, tetapi terlindung dari panas matahari langsung yang berlebihan selama masa awal pembentukan akar. Kondisi ini membantu mengurangi kehilangan air dari batang sebelum akar berkembang dengan baik.

Periksa kelembapan media secara berkala. Jika bagian atas mulai mengering, siram secukupnya. Hindari menyiram terlalu sering hanya karena ingin mempercepat pertumbuhan akar.

5. Gunakan Sungkup untuk Menjaga Kelembapan

Salah satu cara yang dapat dicoba untuk membantu pertumbuhan stek adalah menggunakan sungkup plastik transparan. Sungkup membantu mempertahankan kelembapan di sekitar stek sehingga batang tidak cepat kehilangan air.

Penelitian Shafyan Khairus Shaleh, Saimul Laili, dan Sama' Iradat Tito yang diterbitkan dalam Jurnal Sains Alami pada 2024 membandingkan stek anggur varietas Isabella dan Banana dengan perlakuan sungkup dan tanpa sungkup. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik pada sejumlah parameter untuk stek yang disungkup.

Untuk menerapkannya di rumah, Anda bisa menggunakan plastik transparan atau wadah bening yang memungkinkan cahaya masuk. Namun, pastikan suhu di dalam sungkup tidak terlalu panas.

Buka sungkup secara berkala untuk membantu pertukaran udara dan periksa apakah muncul jamur atau bagian batang yang membusuk. Jika suhu meningkat tajam, berikan ventilasi atau pindahkan wadah ke lokasi yang lebih teduh.

Perlu dicatat bahwa penelitian tersebut mengamati pertumbuhan stek, bukan membuktikan bahwa penggunaan sungkup secara langsung mempercepat waktu berbuah.

6. Berikan Air Secukupnya dan Hindari Genangan

Stek anggur membutuhkan kelembapan untuk mendukung pembentukan akar. Meski begitu, penyiraman berlebihan bukan cara yang tepat untuk mempercepat pertumbuhan.

Periksa media tanam sebelum menyiram. Jika masih terasa lembap, penyiraman dapat ditunda. Sebaliknya, jika media mulai mengering, tambahkan air secukupnya.

Pastikan air dapat keluar melalui lubang drainase. Media yang terus-menerus becek dapat menghambat kondisi akar dan meningkatkan risiko pembusukan pada pangkal batang.

Selama masa pembibitan, jangan terburu-buru memberikan pupuk dalam dosis tinggi. Utamakan kondisi media yang sesuai dan tunggu sampai pertumbuhan akar serta tunas menunjukkan perkembangan yang stabil.

7. Pindahkan Bibit Setelah Pertumbuhannya Kuat

Ketika stek sudah memiliki akar dan tunas yang berkembang dengan baik, bibit dapat dipersiapkan untuk dipindahkan ke pot lebih besar atau lahan permanen.

Jangan hanya melihat munculnya daun sebagai tanda bahwa bibit siap dipindahkan. Pada beberapa stek, tunas dapat tumbuh dengan memanfaatkan cadangan makanan di batang meskipun sistem akarnya belum berkembang optimal.

Periksa kondisi akar dengan hati-hati. Jika akar sudah terbentuk dengan baik dan bibit tampak stabil, lakukan pemindahan tanpa merusak bagian akar.

Setelah dipindahkan, lakukan penyiraman secukupnya dan berikan waktu bagi tanaman untuk beradaptasi. Hindari perubahan kondisi yang terlalu drastis, terutama paparan matahari langsung jika sebelumnya bibit tumbuh di tempat teduh.

Panduan budidaya anggur dari Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian RI, dapat dijadikan rujukan untuk mempelajari tahapan budidaya setelah pembibitan, termasuk pemeliharaan tanaman dan pemangkasan.

8. Letakkan Tanaman di Tempat yang Mendapatkan Sinar Matahari

Setelah tanaman beradaptasi dan tumbuh kuat, pilih lokasi yang mendapatkan sinar matahari cukup sepanjang hari. Anggur membutuhkan pencahayaan yang baik untuk mendukung pertumbuhan tajuk dan pembentukan buah.

University of Missouri Extension melalui panduan Home Fruit Production: Grape Culture menekankan pentingnya sinar matahari penuh dan drainase tanah yang baik untuk budidaya anggur.

Jika menanam di pekarangan sempit, Anda dapat menggunakan pot berukuran sesuai pertumbuhan tanaman dan menyediakan rambatan. Pastikan lokasi tersebut tidak terus-menerus terhalang bangunan atau tanaman lain.

Selain cahaya, perhatikan sirkulasi udara di sekitar daun. Tajuk yang terlalu rapat dapat membuat bagian dalam tanaman sulit mendapatkan cahaya dan lebih lama mengering setelah terkena hujan.

Untuk kondisi Indonesia yang memiliki curah hujan cukup tinggi di sejumlah wilayah, drainase pot atau lahan perlu diperhatikan agar akar tidak terlalu lama berada dalam media yang jenuh air.

9. Lakukan Pemangkasan untuk Membentuk Cabang Produktif

Pemangkasan merupakan bagian penting dalam perawatan anggur. Tanaman yang dibiarkan tumbuh tanpa pengaturan dapat memiliki cabang yang terlalu rapat dan sulit dirawat.

Pada tahap awal, arahkan pertumbuhan tanaman agar memiliki batang utama yang kuat dan rambatan yang tertata. Setelah tanaman cukup matang, pemangkasan dapat dilakukan sesuai varietas dan sistem budidaya untuk mendukung pembentukan cabang produktif.

University of Missouri Extension dalam panduan Home Fruit Production: Grape Training Systems menjelaskan bahwa pemangkasan diperlukan untuk mengatur jumlah, posisi, dan kekuatan cabang yang menghasilkan buah. Praktik pemangkasan yang tepat juga berpengaruh terhadap hasil dan kualitas panen.

Namun, jangan memangkas bibit yang masih lemah secara berlebihan. Utamakan pembentukan kerangka tanaman terlebih dahulu. Teknik dan waktu pemangkasan untuk merangsang pembuahan sebaiknya disesuaikan dengan varietas anggur yang ditanam.

10. Berikan Pupuk Sesuai Kebutuhan Tanaman

Pemberian pupuk membantu memenuhi kebutuhan unsur hara selama pertumbuhan. Akan tetapi, pupuk tidak dapat menggantikan kebutuhan cahaya, air, drainase, dan pemangkasan yang tepat.

Gunakan pupuk sesuai kondisi tanaman dan petunjuk produk. Pada tanaman yang masih muda, utamakan pertumbuhan akar, batang, dan daun yang sehat. Hindari pemberian pupuk secara berlebihan karena dapat mengganggu keseimbangan pertumbuhan.

Tanaman yang terlalu subur dengan pertumbuhan vegetatif berlebihan belum tentu cepat menghasilkan buah. Karena itu, pemupukan sebaiknya dilakukan secara terukur dan disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman.

Jika anggur tumbuh subur tetapi belum berbuah, periksa kembali umur dan varietas tanaman, paparan sinar matahari, kondisi tajuk, serta teknik pemangkasan sebelum menambah dosis pupuk.

11. Berapa Lama Stek Anggur Bisa Berbuah?

Lama waktu hingga anggur berbuah tidak dapat ditentukan hanya dari keberhasilan stek. Ada tanaman yang lebih cepat memasuki fase produktif, sedangkan tanaman lain memerlukan waktu lebih lama.

Beberapa faktor yang memengaruhi waktu berbuah antara lain:

  • Varietas anggur: setiap varietas dapat memiliki karakter pertumbuhan dan kebutuhan pemangkasan yang berbeda.
  • Kondisi bahan stek: kesehatan batang dan kematangan jaringan memengaruhi keberhasilan pembibitan.Perkembangan akar: akar yang berkembang baik membantu tanaman menyerap air dan unsur hara.
  • Sinar matahari: pencahayaan yang cukup mendukung pertumbuhan dan proses pembungaan.
  • Pemangkasan: teknik yang sesuai membantu mengatur cabang dan mendukung pembentukan buah.
  • Perawatan tanaman: penyiraman, pemupukan, drainase, dan pengendalian hama perlu dilakukan secara seimbang.

Karena itu, jangan langsung mengharapkan buah hanya beberapa minggu setelah stek mengeluarkan tunas. Pada tahap awal, fokuskan perawatan untuk membangun sistem akar dan kerangka tanaman yang kuat.

 

Kesalahan yang Membuat Stek Anggur Sulit Tumbuh

Beberapa kebiasaan sederhana dapat menghambat keberhasilan stek anggur. Berikut sejumlah kesalahan yang sebaiknya dihindari agar bibit tumbuh dengan baik.

Kesalahan Dampak yang Mungkin Terjadi Cara Mengatasinya
Menggunakan batang yang sakit Stek berisiko gagal tumbuh. Pilih batang dari tanaman induk yang sehat dan bebas dari tanda penyakit.
Media tanam terlalu basah Pangkal batang berisiko membusuk akibat kelembapan berlebihan. Gunakan media dengan drainase baik dan atur penyiraman sesuai kondisi media.
Sungkup terlalu panas Suhu berlebihan dapat mengganggu kondisi pertumbuhan stek. Berikan ventilasi dan hindari paparan sinar matahari langsung yang berlebihan.
Bibit dipindahkan terlalu dini Akar dapat rusak sehingga pertumbuhan tanaman terhambat. Pindahkan bibit setelah akar berkembang dengan baik dan tanaman cukup kuat.
Tanaman kekurangan cahaya setelah mapan Pertumbuhan tanaman dan pembentukan buah dapat terganggu. Tempatkan tanaman di lokasi yang mendapatkan sinar matahari cukup.
Pemangkasan tidak sesuai Pembentukan cabang produktif dapat terganggu. Sesuaikan teknik pemangkasan dengan varietas dan tahap pertumbuhan anggur.
Pupuk diberikan secara berlebihan Pertumbuhan tanaman dapat menjadi tidak seimbang. Berikan pupuk sesuai kebutuhan tanaman dan ikuti dosis yang dianjurkan.

Pertanyaan Seputar Cara Stek Anggur agar Cepat Berbuah

1. Apakah stek anggur bisa lebih cepat berbuah daripada tanaman dari biji?

Stek memperbanyak tanaman secara vegetatif sehingga karakter varietas induk umumnya dapat dipertahankan. Namun, cepat atau lambatnya berbuah tetap dipengaruhi varietas, kondisi tanaman, dan perawatannya. Karena itu, stek tidak menjamin tanaman langsung berbuah dalam waktu singkat.

2. Apakah bawang merah atau bahan alami lain bisa mempercepat stek anggur berbuah?

Belum cukup bukti ilmiah untuk menyatakan bahwa bawang merah dapat membuat stek anggur lebih cepat berbuah. Jika tujuan Anda mempercepat pembentukan akar, utamakan pemilihan batang yang sehat, media dengan drainase baik, serta pengaturan kelembapan. Penggunaan bahan perangsang akar pun perlu mengikuti bukti penelitian dan petunjuk pemakaian yang sesuai.

3. Apakah stek anggur perlu terkena sinar matahari langsung?

Pada tahap awal pembibitan, stek sebaiknya ditempatkan di lokasi terang yang terlindung dari panas matahari berlebihan. Setelah akar berkembang dan tanaman beradaptasi, pindahkan secara bertahap ke tempat dengan sinar matahari yang cukup. Anggur yang tumbuh di lokasi permanen membutuhkan pencahayaan baik untuk mendukung pertumbuhan dan produksi buah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6