Penanganan Karhutla Butuh Aksi Nyata, Bukan Sekadar Pernyataan

Melalui semangat gotong royong, kader dan anggota Karang Taruna mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat terdampak.

Diterbitkan 24 Oktober 2025, 09:06 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) mengajak semua pihak untuk bergotong royong dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya seperti yang dilakukan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT).

“Keterlibatan Karang Taruna dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap persoalan bangsa tidak cukup diwujudkan melalui pernyataan, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan nyata,” ujar Sekretaris Jenderal EN-LMND, Julfikar Hasan, Sabtu (24/10).

Julfikar menilai, peran PNKT dalam mendorong keterlibatan Karang Taruna menunjukkan pentingnya kepemimpinan yang mampu menggerakkan masyarakat untuk hadir di tengah persoalan.

“Melalui semangat gotong royong, kader dan anggota Karang Taruna mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat terdampak, baik melalui keterlibatan di lapangan maupun pengumpulan dan mobilisasi bantuan logistik," kata Julfikar.

Menurut Julfikar, langkah tersebut merupakan teladan bahwa organisasi kepemudaan tidak boleh hanya menjadi penonton ketika masyarakat menghadapi bencana. Karang Taruna justru harus hadir sebagai kekuatan sosial yang menghubungkan kepedulian, solidaritas, dan aksi kemanusiaan di tengah masyarakat.

“PNKT telah menunjukkan pentingnya kepemimpinan yang mampu menggerakkan semangat gotong royong. Ketika masyarakat menghadapi bencana, yang dibutuhkan bukan sekadar keprihatinan dan pernyataan, tetapi kesediaan untuk bergerak, membantu, dan meringankan beban rakyat,” ungkap dia.

Dia berharap keterlibatan Karang Taruna ini dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen bangsa, termasuk para pejabat negara.

“Keterlibatan Karang Taruna memiliki arti penting karena organisasi ini tumbuh di tengah masyarakat dan memiliki potensi besar untuk menggerakkan solidaritas hingga tingkat lokal,” dia menandaskan.