Liputan6.com, Jakarta - Hasil tes DNA memastikan jenazah tanpa identitas yang ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, merupakan Surakman, salah satu kru kapal cepat Arupadhatu 1 yang hilang kontak di Selat Sunda.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Wijayanto, mengonfirmasi bahwa kepastian identitas almarhum telah diumumkan secara resmi oleh Kapolda Banten.
"Untuk hasil tes DNA jenazah Mr. X yang ditemukan di Pulau Enggano, tadi jam 13.00 WIB telah dilaksanakan press release hasilnya oleh Bapak Kapolda Banten," kata Kombes Imam saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Advertisement
Imam menjelaskan, hasil pemeriksaan forensik menunjukkan profil DNA korban cocok dengan data sampel keluarga almarhum Surakman.
"Identik dengan salah satu kru kapal yang dinyatakan hilang dalam pencarian itu, atas nama almarhum Surakman," jelasnya.
Proses pengujian DNA membutuhkan waktu sekitar satu pekan. Pengambilan sampel awal dilakukan di Bengkulu, sebelum akhirnya dikirimkan ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Mabes Polri di Jakarta pada 14 September 2026.
"Kalau terkait DNA, itu dikirimkan ke Pusdokkes Mabes Polri, karena di sanalah yang bisa menganalisisnya. Kalau di Bengkulu hanya pengambilan sampelnya," tutur Imam.
Saat ini jenazah Surakman masih disemayamkan di RS Bhayangkara Bengkulu. Polda Bengkulu dijadwalkan menerbangkan jenazah ke Jakarta pada Kamis (24/9/2026) pagi menggunakan penerbangan pertama untuk diserahterimakan ke Polda Banten.
"Jenazah almarhum Surakman masih disimpan di Rumah Sakit Bhayangkara. Rencana awal besok pagi akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahterimakan ke Polda Banten," ujar Imam.
Â
Operasi SAR Dilanjutkan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355855/original/002442800_1790144563-abk_kapal_jurnalis.jpg)
Â
Mengenai kelanjutan operasi SAR bagi korban lain, Polda Bengkulu masih menunggu petunjuk lanjutan dari Polda Banten terkait kemungkinan penyisiran ulang di wilayah perairan Bengkulu.
"Untuk sekarang belum ada. Masih menunggu arahan," pungkasnya.
Kapal cepat Arupadhatu 1 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat membawa delapan orang, yang terdiri dari tiga awak kapal dan lima orang jurnalis. Upaya pencarian terhadap korban lain hingga kini masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356083/original/074303800_1790152592-cek_fakta_-_alat_pertanian_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530155/original/014163800_1773393051-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-13T144903.412.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356135/original/020067700_1790153716-1001693715.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356204/original/052043400_1790155207-1001691736.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356131/original/079545900_1790153527-IMG_20260923_122628.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356032/original/046182300_1790151352-email-attachment_2026_09_23_ardiansyah-putra_usai-mayat-di-enggano-disebut-identik-dengan-kru-arupadhatu-1-begini-update-pencarian-sar-bengkulu_1001693659.jpg)