Cerita Pemuda Palestina Kuliah hingga Wisuda di Sukabumi

Dua mahasiswa asal Palestina dikukuhkan dalam wisuda ke-16 Nusa Putra University.

Diterbitkan 07 September 2026, 15:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dua mahasiswa asal Palestina dikukuhkan dalam wisuda ke-16 Nusa Putra University. Total 451 wisudawan dan wisudawati berhasil menyelesaikan pendidikan mereka di Indonesia dan resmi menjadi bagian dari keluarga besar alumni Nusa Putra University.

Keduanya adalah AbdelRahman Nabil Hussein Al-Bardawil, lulusan Program Sarjana Teknik Mesin, dan Haneen A A Abushammala lulusan Program Magister Informatika.

Bagi AbdelRahman dan Haneen, prosesi wisuda menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal dari perjalanan baru untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.

Keduanya menjadi bagian dari lingkungan akademik yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dan latar belakang budaya. Pengalaman tersebut tidak hanya memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga membuka ruang untuk membangun persahabatan dan mengenal Indonesia secara lebih dekat.

Bagi Abood, sapaan Adelrahman, perjalanan menempuh pendidikan di Indonesia merupakan pengalaman yang sangat berarti. Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada Nusa Putra University yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Nusa Putra University yang telah memberikan saya kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menjadi bagian dari keluarga besar Genusian. Saya juga berterima kasih kepada Indonesia atas keramahan dan pengalaman yang saya dapatkan selama berada di sini,” ungkap Abood, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, Indonesia bukan hanya menjadi tempat untuk memperoleh pendidikan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga melalui pertemuan dengan masyarakat dan mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Ia berharap pengalaman yang diperolehnya selama berada di Indonesia dapat menjadi bekal untuk perjalanan selanjutnya.

“Saya akan selalu membawa pengalaman dan kenangan selama belajar di Nusa Putra dan Indonesia. Terima kasih untuk semua orang yang telah membantu dan mendukung saya selama perjalanan ini,” tambahnya.

Ungkapan tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana pendidikan dapat membangun hubungan yang lebih luas dari sekadar proses akademik. Kampus menjadi ruang bertemunya berbagai bangsa, sementara pengalaman hidup di dalamnya dapat membentuk jejaring dan persahabatan lintas negara.

Tema 'Love in Action, Impact in Motion' menjadi semakin relevan dengan keberadaan para lulusan yang datang dari berbagai negara.

Sekretaris Universitas sekaligus Penanggung Jawab Wisuda Nusa Putra University Teddy Lesmana mengatakan, Wisuda ke-16 menjadi salah satu pelaksanaan yang paling spesial karena diikuti oleh mahasiswa dari 18 negara selain Indonesia.

“Cinta kasih yang ditebarkan oleh Universitas Nusa Putra sekarang sudah menyebar ke lebih dari 19 negara,” ujarnya.

Menurutnya, tema tersebut mengandung pesan agar setiap tindakan Genusian selalu berlandaskan nilai cinta kasih sehingga dapat memberikan dampak positif.

“Dalam setiap aksi kita harus selalu menyandarkan pada nilai-nilai cinta kasih. Sehingga kalau tindakan kita didasarkan pada nilai cinta kasih, tentunya setiap gerakan kita akan memberikan dampak positif,” jelasnya.

Wisuda yang mengusung tema 'Love in Action, Impact in Motion' tersebut turut dihadiri oleh perwakilan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Bupati Sukabumi, Duta Besar Papua Nugini, para tamu undangan, pimpinan universitas, sivitas akademika, serta keluarga wisudawan.