Fakta Mengejutkan Pria Misterius Mengurung Diri di Toilet Minimarket

Hampir satu jam pria tersebut mengurung diri.

Diterbitkan 22 Juli 2026, 10:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Suasana penutupan sebuah minimarket di Jalan Jalur Lingkar Selatan, Kampung Cikareo, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, mendadak mencekam. Karyawan toko dibuat panik usai seorang pria misterius masuk dan mengurung diri di dalam toilet selama hampir satu jam tanpa merespons panggilan petugas.

Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak minimarket langsung menghubungi Polsek Warudoyong untuk meminta bantuan darurat.

"Pegawai atas nama Yuda menelpon Polsek Warudoyong karena ada pria masuk toilet dan tidak responsif selama satu jam," kata anggota Polsek Warudoyong Bripka Rahim, malam (21/7/2026) Selasa.

Menerima informasi tersebut, Rahim bergerak ke lokasi seorang diri untuk berkoordinasi dengan pihak toko. Setelah mencoba memanggil kembali namun tetap tidak membuahkan hasil, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas demi memastikan keselamatan orang di dalam.

"Karena tidak ada jawaban juga, saya minta izin ke pihak Indomaret untuk mendobrak pintu toilet tersebut," ujar Rahim.

Pemandangan unik pun terlihat saat pintu berhasil dibuka secara paksa. Pria yang diduga mengidap gangguan jiwa (ODGJ) tersebut ditemukan dalam keadaan basah kuyup, tetap mengenakan masker, dan hanya memakai sepatu di sebelah kaki.

Di sekelilingnya, ceceran makanan kucing tampak berserakan di lantai bersama botol obat alkohol yang ia bawa.

"Pas didobrak, pria itu basah semua, memakai masker, memegang makanan kucing dihamburkan ke lantai, dan cuma memakai sepatu sebelah," ungkapnya mendetail.

Tanpa mengedepankan tindakan kekerasan atau represif, Rahim membujuk pria tersebut dengan pendekatan yang dingin dan ramah. Usaha itu pun membuahkan hasil hingga pria tersebut bersedia keluar dan berjalan meninggalkan lokasi menuju arah barat.

Aksi sigap dan humanis personel Polsek Warudoyong ini pun mendapat apresiasi dari Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli. Menurutnya, pelayanan kepolisian harus menjangkau seluruh lapisan tanpa membeda-bedakan latar belakang.

"Ini bentuk kepedulian kepada masyarakat tanpa melihat kasta, status, dan golongan," pungkasnya.