Video Pocong Viral di Lampung Timur Ternyata Rekayasa Bocah SMP

Hasil penyelidikan menunjukkan konten tersebut dibuat oleh tujuh pelajar SMP.

Diterbitkan 30 Mei 2026, 12:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Misteri kemunculan sosok menyerupai pocong yang meresahkan warga Desa Toto Projo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, akhirnya terungkap. Polisi memastikan foto dan video yang viral di media sosial tersebut merupakan rekayasa yang dibuat oleh sejumlah remaja.

Polisi melakukan penelusuran setelah beredarnya unggahan yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong berada di depan salah satu rumah warga.

Hasil penyelidikan menunjukkan konten tersebut dibuat oleh tujuh pelajar SMP. Unggahan itu kemudian menyebar luas di media sosial dan status WhatsApp hingga memicu keresahan di tengah masyarakat.

"Kami telah memberikan teguran, pembinaan, dan arahan kepada anak-anak yang membuat postingan tersebut beserta orang tuanya," kata Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Boyoh, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kegiatan pembinaan yang dilakukan pada Kamis (28/5/2026), Boyoh menjelaskan kepada para remaja bahwa tindakan mereka merupakan perbuatan yang keliru karena menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.

"Selain diberikan teguran, para pelajar juga diminta tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Orang tua mereka turut diberi pemahaman agar lebih mengawasi aktivitas anak saat menggunakan media sosial," jelasnya.

Ia berharap langkah pembinaan tersebut dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta mencegah munculnya informasi menyesatkan yang dapat memicu kepanikan masyarakat. 

 

Imbauan Polisi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait kabar kemunculan pocong di sejumlah wilayah.

"Jangan resah soal teror pocong, karena polisi terus meningkatkan keamanan lewat serangkaian kegiatan kamtibmas," ujar Yuni.

Menurut dia, kepolisian terus mengintensifkan patroli melalui program Patroli QR Janji Jaga dan berbagai kegiatan preventif lainnya guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Yuni meminta masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak langsung menyebarkan foto maupun video yang kebenarannya belum dapat dipastikan.

"Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada aparat kepolisian terdekat dan jangan mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi," tegasnya.

 

Teror Pocong Matikan Lampu

Selain ulah bocah SMP, warga Lampung juga dibuat geger foto viral menyerupai pocong meneror rumah warga di Way Dadi. Dalam pesan berantai yang tersebar di media sosial, warga diminta waspada karena disebut ada “pocong berkeliaran” dengan modus mematikan listrik rumah.

“Asalamualaikum, tanya dulur apa kah betul ini ada pocong-pocong yang berkilaran dah sampe wilayah Way Dadi. Dah itu modus matiin listrik, kalo listrik mati jangan keluar,” demikian bunyi pesan yang beredar.

Belakangan diketahui, foto tersebut diambil di sebuah rumah kos Ibrahim yang berada di kawasan Perumahan Gelora Persada, Rajabasa Raya, Bandar Lampung.

Sinta Yuliana, saksi sekaligus pengambil foto, mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, beberapa hari sebelum Lebaran Idul Adha.

Saat itu ia mendengar suara ketukan dari luar kamar kos. Karena mengira kurir paket atau pengemudi ojek online datang, Sinta kemudian membuka jendela dan melihat sosok menyerupai pocong berdiri di depan kos.

“Saya buka jendela, lihat lah pocong gitu kan. Cuman kok tangannya gerak-gerak sambil ngetok, terus mundur, diam lagi, ketawa,” katanya, Jumat (29/5).

Meski sempat terkejut, dia mengaku tidak terlalu takut lantaran mendengar suara beberapa orang tertawa di sekitar lokasi. Ia menduga aksi tersebut hanyalah ulah iseng.

“Karena saya lihat ada temannya, makanya saya cuekin. Temennya ketawa-ketawa juga di sana,” ujarnya.

Foto itu kemudian menyebar luas dan dikaitkan dengan isu modus perampokan berkedok pocong yang disebut terjadi di sejumlah daerah.

 

Isu Perampokan Modus Pocong

Namun, polisi memastikan kabar tersebut tidak benar. Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono menegaskan sosok dalam foto hanyalah seseorang yang sengaja mengenakan kostum pocong untuk bercanda.

“Kami telah mengecek lokasi bersama pak lurah, linmas dan Bhabinkamtibmas. Setelah kami cek dipastikan itu bukan pocong,” kata Ono.

Pihak kepolisian juga membantah kabar adanya pelaku membawa senjata tajam di lokasi kejadian. Menurutnya, informasi tersebut merupakan hasil editan dan bukan terjadi di Bandar Lampung.

“Yang bawa sajam segala macam itu bukan di sini. Itu cuma diedit aja,” tegasnya.

Hingga kini, polisi memastikan tidak ada laporan tindak kriminal maupun gangguan keamanan terkait kejadian tersebut.

Masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya informasi yang belum dipastikan kebenarannya serta bijak dalam menyebarkan konten di media sosial.