Liputan6.com, Jakarta - Seorang remaja di Kabupaten Tanggamus, Lampung, nekat merampok handphone milik pelajar SMP dengan menodongkan celurit di jalan umum. Aksi itu dilakukan pelaku karena ingin memiliki handphone baru dan mendapat uang secara instan.
Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut berhasil diungkap Tim Tekab 308 Presisi Unit Reskrim Polsek Wonosobo bersama Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Tanggamus.
Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yassin Ariga mengatakan, pelaku yang ditangkap yakni AR (16), warga Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus. Sementara, satu pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).
Advertisement
“Pelaku berhasil diamankan di Pasar Wonosobo, Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Khairul dikonfirmasi, Kamis (21/5).
Peristiwa perampokan itu terjadi pada Jumat, 25 Juli 2025 sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Umum Pekon Banjar Sari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.
Korban diketahui seorang pelajar perempuan berinisial SAF (13). Saat itu korban baru pulang bermain dari rumah kerabatnya menggunakan sepeda motor.
"Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba diadang dua pria tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor. Pelaku lalu memberhentikan korban dan mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit," tuturnya.
Karena takut, korban akhirnya menyerahkan handphone Vivo Y19s yang disimpan di dasbor depan sepeda motor. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,5 juta.
Motif Perampokan
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena ingin mengganti handphone baru dan alasan ekonomi. “Pelaku ingin mendapatkan keuntungan secara instan dengan cara melawan hukum,” ujarnya.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Vivo Y19s warna hitam beserta kotaknya.
Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Wonosobo guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 479 KUHP UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara serta Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Selain itu, polisi menyebut pelaku juga pernah terlibat kasus penganiayaan berat pada 2025 dan telah divonis empat bulan penjara.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6459520/original/049646100_1779322760-1001276695.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287948/original/075704800_1783254081-AP26185782516118.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287278/original/006462200_1783206952-pra7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245839/original/084355000_1749414399-lamine_yamal_bernardo_silva_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_michael_probst.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264240/original/068596200_1782101163-tunisia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287279/original/022281700_1783206952-pra8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1475547/original/058199200_1484711525-Perampokan7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263290/original/030914200_1781879111-WhatsApp_Image_2026-06-19_at_21.09.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257716/original/032792300_1781252883-IMG-20260611-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256888/original/031668900_1781174103-20260611_160342.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8130052/original/049669400_1780981856-Perampokan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8132025/original/089061700_1780983846-Rampok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974811/original/080815600_1780811613-IMG-20260607-WA0018.jpg)