Kebakaran Hebat di Megamall Manado: 5 Orang Terjebak, 4 Diselamatkan Setelah Berjam-jam

Tim SAR gabungan mengevakuasi satu korban kebakaran meninggal setelah pencarian berjam-jam di tengah asap tebal.

Diterbitkan 17 Mei 2026, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan terbesar di Megamall Manado pada Sabtu (16/5/2026) malam. Dari total lima orang yang sempat terjebak dalam peristiwa tersebut, empat pria berhasil diselamatkan oleh tim evakuasi dalam kondisi selamat.

Tim SAR gabungan melakukan upaya penyelamatan sekitar pukul 21.10 WITA, sesaat setelah laporan kebakaran diterima.  Setelah melakukan pencarian intensif selama berjam-jam di tengah kepulan asap, tim menemukan jasad yang diketahui bernama Priscillia Tamawiwy (34), warga Perumahan GPI Paniki, Manado.

Jasad tersebut ditemukan di Ruang 2 Lantai 6 gedung Megamall pada pukul 00.15 WITA.

Kepala Basarnas Sulut, George Mercy Randang, petugas berupaya sekuat tenaga mengevakuasi korban. Dia juga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa itu.

"Kami juga merasakan duka yang mendalam atas adanya satu korban jiwa dalam musibah ini," kata dia, Minggu (17/5/2026).

Korban langsung dievakuasi keluar dari gedung dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulut menggunakan ambulans untuk penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut.

Operasi evakuasi yang berlangsung dramatis hingga dini hari ini melibatkan sinergi erat dari berbagai instansi. Tim Rescue USS Manado dan Kantor SAR Manado bahu-membahu di bawah guyuran air bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado serta Damkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

 

Seluruh Pihak Terlibat

Untuk memastikan keamanan area di sekitar pusat perbelanjaan, personel Polresta Manado bersama Babinsa Wenang dikerahkan di sekitar lokasi. Sementara itu, kesiapan penanganan medis di lapangan didukung penuh oleh tim medis dari RSUD Kota Manado dan RS Bhayangkara Polda Sulut.

Guna mempercepat proses pencarian di medan yang sulit, tim gabungan mengerahkan armada operasional yang lengkap. Mulai dari unit Rescue Car Tipe 2 milik Basarnas, barisan mobil pemadam kebakaran, hingga unit ambulans dari RSUD Manado dan RS Bhayangkara yang bersiaga penuh di pintu evakuasi.

Setelah seluruh proses evakuasi rampung dan kondisi dipastikan aman, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 01.30 WITA.

Seiring dengan selesainya seluruh tahapan pencarian, operasi SAR resmi dihentikan dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur kemanusiaan yang terlibat kini telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.