Liputan6.com, Jakarta - Mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, kembali mangkir dari persidangan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen PT Lampung Energi Berjaya (LEB), Kamis (7/5/2026). Padahal hasil pemeriksaan dokter menyatakan kondisinya sehat.
Dalam perkara dugaan korupsi dana PI senilai Rp270 miliar itu, tiga terdakwa lebih dulu menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang. Mereka yakni Komisaris PT LEB Heri Wardoyo, Direktur Utama M. Hermawan, dan Direktur Operasional Budi Kurniawan.
Ketua Majelis Hakim, Firman Khadafi mengungkapkan ketidakhadiran Arinal merupakan panggilan kedua dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, pada sidang 30 April 2026, Arinal juga tidak hadir dengan alasan sakit dan melampirkan surat keterangan dokter.
Advertisement
“Hari ini saksi Arinal tidak hadir. Kalau kemarin karena sakit dan mengirimkan surat keterangan dokter, hari ini beliau menitipkan surat pernyataan meskipun dari hasil pemeriksaan dokter dinyatakan sehat,” kata Firman dalam persidangan.
Majelis hakim menyebut, berdasarkan resume medis dari Rumah Sakit Urip Sumoharjo, kondisi Arinal saat ini dinyatakan sehat. Namun, mantan gubernur tersebut mengaku belum siap secara mental untuk hadir di ruang sidang.
Hakim menegaskan alasan itu tidak bisa diterima secara hukum. Sebab, kondisi mental seseorang harus dibuktikan melalui pemeriksaan ahli kejiwaan, bukan sekadar pengakuan pribadi.
“Kalau menyatakan tidak siap secara mental, itu bukan dirinya sendiri yang menilai. Harus ada ahli yang menyatakan,” tegas Firman.
Diminta Hadir di Sidang 13 Mei
Karena dinilai tidak memiliki dasar hukum yang sah, majelis hakim meminta jaksa kembali menghadirkan Arinal pada sidang pekan depan, Rabu 13 Mei 2026, apabila keterangannya masih diperlukan dalam perkara tersebut.
“Kalau memang ada kaitannya dengan perkara ini, harus segera dihadirkan yang bersangkutan,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 28 April 2026, Kejaksaan Tinggi Lampung resmi menetapkan Arinal Djunaidi sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana PI 10 persen PT Lampung Energi Berjaya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3637781/original/021268200_1745160789-1000239699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5592748/original/089278300_1778150313-1001232956.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884479/original/ACg8ocJc_oid6J3VLtCVFHYL6ugvHZoO8rxNNMWPfM8krXX-0Ve03HZakQ%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5760563/original/034146300_1778663533-1001251527.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569935/original/051051500_1777461752-1001208530.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569937/original/013964700_1777461798-1001208530.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561777/original/052295900_1776760179-1001184223.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5591499/original/098877200_1778148200-1001232764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579906/original/094827200_1778119841-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_08.21.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5588812/original/087595800_1778143831-Polres_Pati_gelar_konferensi_pers_kasus_pencabulan.jpeg)