Liputan6.com, Jawa Tengah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu mengatakan, mengatakan pihaknya telah mencabut izin Pondok Pesantren atau Ponpes Ndolo Kusumo menyusul penetapan Ashari (51), pengurus pesantren tersebut, sebagai tersangka kasus pencabulan.
"Pada tanggal 4 Mei kemarin, Kementerian Agama sudah melakukan klarifikasi faktual di lapangan dan juga sudah mengevaluasi kepatuhan pondok pesantren, sehingga kami memutuskan, merekomendasikan Pondok Pesantren untuk dicabut izinnya. Alhamdulillah tanggal 5 kemarin, izin operasional TQ (Tahfidzul Qur’an) sudah dinyatakan dicabut," kata dia dalam konferensi pers di Mapolres Pati, Kamis (7/5/2026).
Syaikhu mengungkapkan, 252 santri Pondok Pesantren tersebut telah dipulangkan kepada orang tua mereka masing-masing pada 2–3 Mei 2026.
Advertisement
"Kemudian pembelajarannya dilaksanakan secara daring," ungkap dia.
Syaikhu pun menegaskan, pada 12 Mei 2026, pihaknya akan melakukan assemen terhadap 252 santri tersebut.Â
"Dalam rangka (santri) ini mau pindah di pondok mana, ini mau pindah di madrasah mana," jelas dia.
Â
Â
Â
Tersangka 10 Kali Cabuli Santriwati dari Tahun 2020 sampai 2024
Sebelumnya, Ashari (51) pengurus pesantren di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati diketahui 10 kali melakukan pencabulan kepada seorang santriwati, dalam rentang waktu tahun 2020 sampai 2024.
"Sekira pada Februari 2020 sampai Januari 2024 di lingkungan Ponpes TQ, telah terjadi tindak pidana pencabulan kepada anak atau kekerasan seksual yang dilakukan tersangka AS (51)," kata Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi dalam konferensi pers di Mapolres Pati, Kamis (7/5/2026).
Polisi mengungkapkan bahwa tersangka melakukan pencabulan di 10 lokasi yang berbeda.
"Perbuatan ini dilakukan sebanyak 10 kali dilakukan di lokasi berbeda," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengungkapkan Ashari sebelumnya berusaha melarikan diri dari rumahnya di Pati, setelah ditetapkan tersangka. Informasi yang dihimpun, Ashari sempat muncul di sebuah kegiatan di Kabupaten Kudus.
Informasi dari pihak keluarga, Ashari juga sempat pergi keluar Jawa Tengah hingga ke Bogor, Jawa Barat.
Menurut Artanto, karena berkali-kali dilakukan pemanggilan namun tidak pernah hadir ke Mapolres Pati, maka polisi bergerak untuk melakukan penjemputan paksa terhadap Ashari.
Informasi dari Polda Jateng, tim penyidik Jatanras sedang dalam perjalanan membawa Ashari ke Pati. Perjalanan dari Wonogiri ditempuh hingga jam 11 siang. Kemudian tiba di Mapolres Pati kisaran jam 13.00 WIB.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5588812/original/087595800_1778143831-Polres_Pati_gelar_konferensi_pers_kasus_pencabulan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/50717/original/027676700_1521009097-cropped-19290640.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7107931/original/044350600_1779891103-newsCover_2026_5_27_1779885956828-8qd04k.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7030781/original/054555500_1779805577-1001294694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573439/original/045877600_1777899642-Pramono_Kantor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5452448/original/040555200_1766400118-Arifah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5588991/original/078551400_1778144026-IMG_20260507_153252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572677/original/081363600_1777864782-IMG-20260503-WA0046.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573549/original/043893800_1777943311-WhatsApp_Image_2026-05-05_at_07.42.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5573125/original/084602000_1777881671-260504-terbongkar-aksi-gila-pengasuh-ponpes-pati-cabuli-50-santriwati-bffb17.jpg)