Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Lansia Asal Jakarta Tak Bernyawa di Kontrakan

Seorang pria lansia ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Kampung Sudajaya, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

Diterbitkan 31 Maret 2026, 16:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jawa Barat Warga Kampung Sudajaya, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lansia di sebuah rumah kontrakan, Selasa (31/03/2026).

Korban yang diketahui berinisial RPA (67), merupakan seorang karyawan swasta asal Tebet Barat, Jakarta Selatan. Jasad pertama kali ditemukan oleh saksi yang curiga karena tidak melihat adanya aktivitas di rumah kontrakan tersebut.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Rulli, mengkonfirmasi bahwa jajaran Polsek Baros bersama Tim Inafis Polres Sukabumi Kota segera mendatangi lokasi setelah mendapat laporan warga untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saksi mengecek karena tidak ada aktivitas terlihat. Saat pintu dibuka yang kebetulan tidak terkunci saksi menemukan korban sudah dalam keadaan tertelungkup di area teras dalam kamar," ujar Ipda Ade Rulli.

Dalam proses olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian yang memberikan petunjuk awal penyebab kematian.

"Di ruang tamu, petugas menemukan banyak obat-obatan milik korban. Selain itu, ditemukan juga sekotak nasi dengan lauk tahu dan tempe di dalam wadah plastik thinwall," tambah dia. 

 

Tak Ada Tanda Kekerasan

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh Tim Inafis, polisi menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. 

Mengingat usia korban yang sudah lansia dan banyaknya temuan obat-obatan, diduga kuat korban meninggal dunia karena sakit.

Jenazah korban kini telah dievakuasi ke RSUD Syamsudin S.H. untuk dilakukan pemeriksaan luar. Ipda Ade juga memastikan bahwa pihak keluarga korban telah dihubungi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan sudah mengikhlaskan kepergian korban," sambung dia.