Nestapa Warga Kampung Selaawi Sukabumi, Baru Sepekan Lebaran Rumah Dilanda Kebakaran

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang melanda perkampungan di Sukabumi tersebut.

Diterbitkan 27 Maret 2026, 18:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sukacita momen Lebaran di Kampung Selaawi, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi kini berujung duka. Baru sepekan momen perayaan Idulfitri berlalu, kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di kampung itu pada Jumat (27/03) siang. Kobaran api muncul seusai salat Jumat dan menghanguskan sejumlah rumah.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 11.53 WIB. Armada tiba di lokasi sekitar 16 menit kemudian untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan padat penduduk lainnya di wilayah RT 17/RW 04.

Besarnya kobaran api membuat petugas harus mengerahkan kekuatan tambahan. Sekretaris DPKP Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, mengonfirmasi bahwa personel dari berbagai posko diterjunkan ke titik lokasi.

"Kami segera menerjunkan tim dari Posko Cisaat dan Posko Sukaraja begitu menerima laporan. Mengingat eskalasi api yang cukup besar, kami juga dibantu oleh personel BKO dari Damkar Kota Sukabumi," jelas Anita, Jumat (27/3/2026).

Sinergi antara petugas kabupaten, kota, serta bantuan warga sekitar akhirnya membuahkan hasil.

Api berhasil dijinakkan sebelum menyebar lebih luas, meski bangunan permanen dan semi-permanen yang terdampak mengalami kerusakan berat.

Anita menyebut, adapun terkait total kerugian materiil pihaknya masih melakukan pendataan.

Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

 

Kebakaran Dipicu Korsleting Listrik

Mengenai pemicu kebakaran, dugaan sementara mengarah pada gangguan instalasi listrik.

"Untuk penyebab kebakaran, saat ini tim kami di lapangan masih melakukan tahap investigasi lebih lanjut. Namun, dugaan sementara api diduga berasal dari korsleting listrik," tambah Anita.

Pihak DPKP juga mengimbau agar warga lebih memperhatikan keamanan penggunaan alat elektronik dan kompor di rumah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada instalasi listrik dan penggunaan kompor," ungkapnya.

Saat ini, warga yang terdampak telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pihak BPBD dan Dinas Sosial setempat pun tengah menyiapkan bantuan logistik bagi para korban.