Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Kamis Pagi 5 Maret 2026, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali erupsi pada hari ini Kamis, 5 Maret 2026, dengan kolom abu mencapai 1.000 meter.

Diterbitkan 05 Maret 2026, 09:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur NTT kembali erupsi pada Kamis pagi (5/3/2026), pukul 05.23 Wita. Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 11 mm dan durasi 129 detik.

Petugas Pos Pantau Gunung Lewotobi Laki-Laki Herman Yosep mengimbau warga dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Masyarakat juga diimbau agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

"Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote," katanya.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki, juga diimbau memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Sepanjang 2026, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat sudah meletus sebanyak 6 kali. Hingga hari ini, Kamis (5/3/2026), pukul 09.51 WIB, Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berstatus Waspada (Level II). 

 

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki

Berasarkan laporan PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang Rabu (4/3/2026), periode pukul 00.00-24.00 Wita, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat mengalami sebanyak 2 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 7.4-11 mm, dan lama gempa 47-77 detik, lalu 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 14.8 mm, dan lama gempa 35 detik, serta 13 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 5.1-11 mm, dan lama gempa 53-235 detik.

Dalam periode pengamatan itu juga, Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami sebanyak 11 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 4.4-14.8 mm, dan lama gempa 23-29 detik, lalu 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 8.8 mm, S-P 1.7 detik dan lama gempa 11 detik, serta 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 14.8 mm, S-P 5.4 detik dan lama gempa 21 detik, kemudian 7 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 5.9-37 mm, S-P 10-67 detik dan lama gempa 40-139 detik.