Liputan6.com, Jakarta - Warga Dusun 4, Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, digegerkan dengan penemuan jasad pria di pinggiran Sungai Way Tebu, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kondisi jasad yang sudah membengkak dan menghitam. Warga sempat mengira boneka.
Penemuan itu bermula saat Kuswanto, warga setempat, hendak mencari lokasi memancing di aliran sungai. Dari kejauhan, dia melihat benda mencurigakan tergeletak di tepi sungai.
“Awalnya saya kira boneka, tapi setelah didekati ternyata tubuh manusia. Kondisinya sudah membengkak dan berwarna kehitaman,” ujar Kuswanto, Jumat (20/2).
Advertisement
Sadar temuannya adalah jasad manusia, Kuswanto segera kembali ke permukiman dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora membenarkan peristiwa tersebut.
Polisi bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Di tubuh korban maupun di sekitar lokasi tidak ditemukan identitas. Setelah olah TKP, jasad dievakuasi ke RSUD Pringsewu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Ramon.
Hasil penyelidikan kemudian mengungkap identitas korban. Polisi memastikan jasad tersebut adalah Aditya (13), pelajar SMP asal Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.
Identitas korban diperkuat keterangan keluarga. Kakak korban, Alvian, menyebut Aditya dilaporkan hilang sejak Senin (16/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban diduga tenggelam setelah terbawa arus banjir ketika mandi bersama teman-temannya di sungai bawah Jembatan Merah, Pekon Sinar Banten.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam dan tidak ditemukan unsur tindak pidana,” jelasnya.
Setelah proses identifikasi rampung, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8820855/original/024125800_1782912081-gedung_ditjen_pajak-1_Juli_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5508290/original/047066400_1771571248-penemuan_jasad_manusia_di_lampung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314027/original/023326200_1785730569-67821.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1654015/original/074968000_1500528960-bayialkoholcov.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7511071/original/070782900_1780283321-IMG_20260601_075147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572066/original/076467200_1777739176-1001219472.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561103/original/060735900_1776741639-1001927920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547760/original/043517300_1775470324-1000922516.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545503/original/034556600_1775195683-1001137499.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537469/original/016999700_1774424625-Petugas_evakuasi_dua_pemuda_meninggal_usai_terseret_arus_laut_di_Pantai_Pesisir_Barat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536392/original/021219400_1774323918-278095.jpg)