Liputan6.com, Jakarta - Siang itu, lumpur menjadi jebakan mematikan bagi seekor sapi berbobot raksasa di Kampung Balandongan, Kota Sukabumi. Sejak pagi, hewan ternak milik Aep (38) terperosok ke dalam kubangan dan tak mampu bergerak sedikit pun. Tubuhnya yang mencapai sekitar 1,4 ton justru membuat setiap usaha penyelamatan kian sulit.
Warga sudah mencoba berbagai cara untuk menolong. Namun tenaga manusia tak cukup kuat mengangkat bobot sebesar itu. Hingga akhirnya, harapan disandarkan kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Satpol PP Kota Sukabumi.
Laporan pertama masuk melalui pesan WhatsApp kantor Damkar pada Jumat siang (30/1/2026). Tak lama berselang, tim penyelamat langsung bergerak menuju lokasi.
Advertisement
“Kami menerima laporan dari warga yang meminta bantuan evakuasi sapi yang terjebak di kubangan lumpur,” ujar Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Kota Sukabumi, Ujang Rustandi.
Menurut Ujang, berat sapi menjadi kendala utama. Dengan bobot mencapai 1,4 ton, warga nyaris tak bisa berbuat banyak.
“Warga sudah mencoba menarik secara manual, tapi tidak memungkinkan. Karena beratnya sangat besar, akhirnya mereka menghubungi kami,” katanya.
Tim Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 WIB. Namun begitu operasi dimulai, tantangan demi tantangan muncul. Medan licin, lumpur yang terus menghisap tubuh sapi, serta keterbatasan peralatan membuat proses evakuasi tak bisa dilakukan secara cepat.
“Kami tidak memiliki alat khusus untuk evakuasi hewan besar. Semua dilakukan dengan peralatan seadanya dan perhitungan yang sangat hati-hati,” ungkap Ujang.
Salah Tarik Berujung Kematian
Keselamatan sapi menjadi pertimbangan utama. Salah langkah bisa berakibat fatal.
“Kalau salah tarik, bisa melukai sapi, bahkan bisa berujung kematian. Itu sebabnya kami tidak bisa terburu-buru,” jelasnya.
Proses penyelamatan sempat terhenti sementara saat waktu Salat Jumat tiba. Petugas dan warga sepakat menghentikan upaya evakuasi sejenak untuk beribadah, sebelum kembali melanjutkan perjuangan.
Usai jeda, upaya kembali dilanjutkan dengan sisa tenaga dan strategi yang ada. Lumpur dan kelelahan tak menyurutkan semangat tim dan warga yang turut membantu.
Enam jam berlalu sejak operasi dimulai. Tepat pukul 16.30 WIB, kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Sapi raksasa tersebut berhasil ditarik keluar dari kubangan lumpur dalam kondisi selamat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489062/original/012941200_1769786124-228785.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490109/original/050809700_1769997618-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_23.03.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490024/original/037484000_1769964602-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_21.29.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478040/original/046583300_1768889224-1000936197.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488513/original/052026100_1769755706-perampokan_rumah_di_boyolali.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484027/original/066562000_1769411301-image.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489003/original/043830100_1769774840-Kasus_keracunan_massal_di_SMA_2_Kudus_yang_menghebohkan_warga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488991/original/055073200_1769773439-kapolres_cianjur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488952/original/036740200_1769771640-Screenshot_2026-01-30_at_18.13.41.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486815/original/037390900_1769610342-1.jpg)