Pelaku Perampokan Sadis di Boyolali Ditangkap, Polisi Belum Ungkap Motifnya

Pelaku perampokan disertai kekerasan yang menewaskan seorang bocah di Boyolali ditangkap polisi kurang dari 24 jam.

Diterbitkan 30 Januari 2026, 20:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jawa Tengah Pelaku perampokan sadis terjadi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, berinisial A (30) ditangkap polisi usai melarikan diri ke Kabupaten Kudus, Jumat (30/1/2026).

Diketahui, akibat aksi perampokan di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, seorang bocah tewas, sementara ibunya mengalami luka.

"Syukur Alhamdulillah dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam kami telah berhasil mengungkap terduga pelaku dari peristiwa tersebut," kata Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra di Desa Pengkol, Boyolali, Jumat (30/1/2026).

Menurut dia, hingga saat ini pihaknya masih memeriksa pelaku terkait aksi perampokan tersebut.

"Saat ini pelaku sedang dalam perjalanan untuk kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan pengembangan terhadap pelaku tersebut," jelas Indra.

"Untuk terkait motif dan lain-lain, rekan rekan saya harap bersabar dulu, karena ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut serta pengembangan dari pihak Satreskrim Polres Boyolali," sambungnya.

Indra menegaskan, pelaku perampokan disertai kekerasan ini tak hanya satu orang. Di sisi lain, antar pelaku dan korban juga tidak saling berkaitan.

"Untuk hubungan tidak ada dengan pelaku. Itu (orang mana) akan kita sampaikan nanti," jelas dia.

Di sisi lain, Indra mengungapkan, korban saat ini masih mendapatkan perawatan di RSUD Simo, Boyolali. Selain perawatan, korban juga mendapatkan pantaun dari tim trauma healing dari Polres dan Pemkab Boyolali.

"Kami dari Polres Boyolali mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalamnya atas peristiwa ini, yang terjadi pada keluarga korban. Semoga keluarga tabah dan ikhlas," kata dia.

Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 6 Tahun Meninggal dan Ibunya Kritis

Perampokan sadis terjadi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (29/1). Seorang bocah berinisial AO yang masih berusia 6 tahun menjadi korban. Sementara ibunya, kondisinya kritis.

Bocah tak berdosa itu ditemukan tak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah akibat terkena bacokan senjata tajam milik pelaku. AO ditemukan di kamar mandi.

Peristiwa perampokan terjadi di rumah Purwanto (38) di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali. Aksi nekat dilakukan siang bolong atau sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, anak Purwanto yakni AO meninggal. Sedangkan istri Purwanto yakni D (33) mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RSUD Simo, Boyolali untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Desa Pengkol, Suripno mengaku mendapatkan informasi perampokan dari ketua RT setempat.

Tak berpikir lama, dia langsung mendatangi lokasi kejadian. Di rumah tersebut masyarakat sekitar sudah berdatangan. Demikian juga sejumlah anggota polisi dari Polsek Klego dan Karanggede Boyolali.

"Jadi saya mendengar kabar ada perampokan di Pengkol. Kemudian saya telepon Pak RT dan katanya benar. Terus saya ke sana dari Polsek Klego, Polsek Karanggede sudah datang semua," ujarnya.

Menurut Suripno, kondisi AO sudah tak bernyawa atau meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan ibunya dalam kondisi kritis dan dievakuasi ke rumah sakit Simo.

 

 

Reporter: Arie Sunaryo/Merdeka.com