Sudah 3 Hari, Yasid Ahmad Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Belum Ditemukan

Usai dinyatakan hilang pada Senin (19/1/2026), Yasid Ahmad belum juga ditemukan. Tim relawan pencarian sudah melakukan berbagai cara namun belum membuahkan hasil.

Diterbitkan 21 Januari 2026, 17:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Solo - Pencarian pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, masih terus berlanjut. Pencarian pendaki yang bernama Yasid Ahmad Firdaus (26), warga Colomadu, Karanganyar yang melakukan pendakian pada Minggu (18/1/2026) masih terus dilakukan dengan berbagai cara, antara lain mengerahkan anjing pelacak hingga drone.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno mengatakan proses pencarian terhadap pendaki hilang di Bukit Mongkrang yang melakukan pendakian pada hari Minggu lalu masih terus dilakukan hingga hari ini, Rabu (21/1/2026). Proses pencarian itu melibatkan berbagai pihak mulai dari institusi hingga relawan.

"Pencarian ini kan hari ketiga ya, tadi pagi itu kami BPBD bersama dengan teman-teman Basarnas, kemudian relawan, TNI, Polri itu memberangkatkan 5 SRU," kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (21/1/2026).

Dalam proses pencarian pendaki yang dilakukan hari ini, Hendro mengungkapkan bahwa Polres Karanganyar mengerahkan tim K-9 untuk membantu pencarian Yasid yang hilang sejak Minggu lalu. Tak hanya itu, pencarian juga mendapatkan dukungan dari petugas Kantor Bea dan Cukai Solo dan Semarang yang mengerahkan drone pencarian melalui jalur udara.

"Kemudian ada satu (ekor) itu kerahkan anjing pelacak dari Polres Kabupaten Karanganyar, juga ahli drone support dari teman-teman Bea Cukai Semarang dan Solo," ujarnya.

Hendro mengatakan pada hari ketiga proses pencarian hingga Rabu sore belum berhasil menemukan pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang. Pencarian yang melibatkan berbagai institusi dan relawan itu terhambat faktor cuaca di sekitar kaki Gunung Lawu itu yang mendung dan berkabut.

"Pukul 16.30 WIB sore hari ini belum membuahkan hasil, ya masih nihil. Karena kendala kami yang pertama itu cuaca nggih, karena drone-nya kan informasinya juga tidak maksimal, di atas itu angin dan kabut jadi jarak pandang fokusnya terbatas seperti itu," jelasnya.

 

Kronologi Kejadian

Hendro menjelaskan kronologi kejadian hilangnya pendaki tersebut. Berawal ketika Yasid Ahmad Firdaus bersama dengan rekan-rekannya melakukan pendakian di Bukit Mongkrang pada Minggu (18/1/2026). Ia tidak sendirian saat melakukan pendakian itu, melainkan bersama dengan tiga orang temannya mendaki bukit yang terletak di kaki Gunung Lawu itu pada Minggu siang.

"Sebenarnya pada Minggu itu banyak sih (pendakian) karena Mongkrang itu kalau Minggu ramai ya di sana. Kemudian ada empat rombongan dari Solo itu kan naik. Setelah sampai puncak kemudian turun. Di pos 3 itu salah satu yang bersangkutan itu ketinggalan temannya," ucapnya.

Setibanya di bawah, tiga temannya itu kaget ketika mengetahui Yasid Ahmad Firdaus tidak muncul setelah ditunggu di pos awal pendakian. Adanya kejadian itu, pihak petugas di Pos Mongkrang melakukan penyisiran di sepanjang jalur pendakian di bukit tersebut tetapi nihil. 

"Ternyata dari tiga temannya itu sudah turun ke bawah. Ternyata kaget kok temannya enggak nyampai-nyampai kan seperti itu kan harusnya bersamaan. Kemudian dari pos di Pos Mongkrang itu kan ada tim juga di situ, mereka menyisir sampai empat kali ke atas itu sampai pukul 01.30 WIB malam," kata dia.

Menurut dia, proses pencarian pada hari Minggu itu tidak membuahkan hasil. Selanjutnya, pihak petugas Pos Mongkrang menghubungi BPBD Karanganyar melaporkan kejadian hilangnya pendaki tersebut. Laporan tersebut kemudian dilanjutkan ke Basarnas Surakarta untuk melakukan operasi pencarian pada Senin (19/1/2026).

"Iya memang yang bersangkutan itu informasi dari orangtuanya itu (mendaki) Mongkrang memang hampir lima kali naik. Jadi sudah naik (Mongkrang) lima kali, bukan hari itu tapi sudah sering dan bukan pemula," ujarnya.Â