Antisipasi Kepadatan Massa di Stadion GBLA, Wali Kota Bandung Imbau Nobar Laga Persib vs Persija

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memerintahkan seluruh camat agar menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di masing-masing wilayahnya.

Diterbitkan 10 Januari 2026, 10:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memerintahkan seluruh camat agar menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026 di masing-masing wilayahnya.

Perintah Farhan itu guna mengantisipasi kepadatan dan mencegah penumpukan massa di Stadion GBLA. Pasalnya, tiket pertandingan yang telah habis terjual sejak beberapa minggu lalu.

"Tiket sudah habis sejak beberapa minggu yang lalu. Namun bobotoh tidak perlu khawatir. Wahai camat-camat, pastikan bikin Nobar di semua kecamatan. Sehingga untuk bobotoh yang tidak kebagian tiket, tidak usah maksa datang ke GBLA. Nonton di wilayah kecamatan masing-masing," ujar Farhan dalam keterangannya ditulis Sabtu (10/1/2025).

Farhan mengimbau seluruh bobotoh untuk menjaga ketertiban menjelang laga akbar Persib Bandung kontra Persija Jakarta. Tingginya antusiasme suporter terhadap pertandingan klasik ini diharapkan dapat disalurkan secara positif dan kondusif.

Selain ajakan nobar, Farhan juga mengingatkan agar tidak ada konvoi atau pawai di jalanan, baik saat Persib meraih kemenangan maupun ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.

"Menang kalah jangan pawai. Kita tunjukkan bahwa bobotoh, baik saat senang maupun sedih, tetap bisa menjaga ketertiban dan tidak menyusahkan orang lain. Yang paling penting Persib menang dan kita dukung dengan cara yang terbaik," kata Farhan.

Farhan berharap, bobotoh dapat menunjukkan kedewasaan sebagai suporter dengan mendukung Persib secara sportif dan bertanggung jawab. Menurutnya, dukungan terbaik bukan hanya soal hadir di stadion, tetapi juga menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Farhan menyampaikan, pertandingan Persib melawan Persija menjadi salah satu laga paling ditunggu di akhir paruh musim kompetisi. Selain sarat gengsi, kedua tim masih memiliki peluang besar untuk menjadi kandidat juara paruh musim. Ia memprediksi Persib Bandung akan meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Persija.

 

Perintah Wagub Jabar

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Erwan Setiawan meminta kepada seluruh 27 pemerintah daerah menggelar nonton bareng (nobar) laga pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta, Minggu, 11 Januari 2026 mendatang di Stadion GBLA Kota Bandung.

Erwan mengatakan permintaan itu agar seluruh masyarakat Jawa Barat dapat menyaksikan Persib Bandung berlaga tanpa harus memaksakan diri datang ke Stadion GBLA di Kota Bandung.

"Saya mengimbau kepada seluruh kepala daerah di Jawa Barat untuk melaksanakan nobar di daerahnya masing-masing karena Persib ini bukan hanya milik Kota Bandung tapi seluruh warga Jawa Barat," kata Erwan usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan jelang pertandingan sepak bola BRI Super League antara Persib Bandung vs Persija Jakarta di Aula Polrestabes Bandung, Kamis 8 Januari 2026.

Dengan digelarnya nobar laga Persib Bandung vs Persija Jakarta, Erwan menyebut suporter yang tidak memiliki tiket stadion dari Kota Bandung maupun luar kota, tidak memaksakan hadir ke stadion.

Diakui oleh Erwan, perintahnya itu telah dilayangkan kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Barat. Seluruh ruangan dengan kapasitas besar dan luas dapat digunakan sebagai lokasi nobar.

"Lebih baik nobar di wilayahnya masing-masing di Kota Bandung, tadi juga sudah disampaikan di setiap kecamatan, di setiap kelurahan, ruang-ruang serbaguna, aula dijadikan tempat nobar. Karena ini pertandingan sore hari kalau di luar (nobarnya) mungkin tidak akan bagus tapi harus di dalam ruangan, makanya di setiap GOR ruang serba guna dijadikan tempat nobar," ucap Erwan.

Erwan berharap pertandingan Persib Bandung menjamu Persija Jakarta nanti dapat berlangsung aman, lancar dan kondusif. Tidak terjadi lagi sejumlah hal yang dapat merugikan tim Persib Bandung.

Erwan mengingatkan kepada suporter dan warga Jawa Barat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban demi kelancaran jalannya pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta.

"Mengingat ini merupakan pertandingan yang dinanti-nanti bobotoh maupun warga Jabar kepada tim sepak bola kesayangannya," sebut Erwan.

Laga el clasico Indonesia antara Persib vs Persija selalu ditunggu-tunggu oleh kedua suporternya. Sampai H-3 pertandingan, tiket pertandingan tersebut sudah ludes terjual.

 

2.749 Petugas Gabungan Dikerahkan

Sebanyak 2.749 personil gabungan dari TNI, Polri, SatPol PP, Dinas Perhubungan, Kesehatan dan pihak terkait lainnya dikerahkan untuk berjaga saat pertandingan BRI Super League Persib Bandung menjamu Persija Jakarta pada Minggu (11/1/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Menurut Kepala Polisi Jawa Barat, Rudi Setiawan, seluruh aspek pengamanan yang mendukung kelancaran pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta langsung ditangani oleh otoritasnya guna memudahkan koordinasi dan pengamanan prima.

"Kami hadir untuk melayani kenyamanan bobotoh supaya selama di GBLA menyaksikan pertandingan dan kembali ke rumah dengan selamat dan keadaan nyaman. Pemeriksaan kami akan lakukan dari beberapa titik dan kami mengimbau teman-teman suporter tidak membawa barang-barang yang dilarang atau membahayakan secara umum," ujar Rudi saat konferensi pers di Markas Polrestabes Bandung, Bandung, Kamis (8/1/2026).

Rudi merinci benda berbahaya itu berupa flare, senjata tajam, alkohol, dan hal serupa. Petugas pengamanan akan melakukan penggeledahan barang bawaan suporter dengan beberapa tahapan.

Sehingga ungpa Rudi, seluruh penonton yang masuk ke Stadion GBLA sudah terbebas dari barang berbahaya yang telah ditetapkan oleh petugas pengamanan.

"Nanti tiga kali kami akan melakukan pemeriksaan sehingga begitu sampai di GBLA, itu semua sudah dalam keadaan bersih. Tidak hanya body checking yang kami lakukan, tapi kami sudah sepakat melakukan sterilisasi di jalan menuju stadion," sebut Rudi.

Rudi menyebutkan sterilisasi ini diberlakukan sesuai dengan aturan PSSI soal tidak diperbolehkan suporter Persija Jakarta menyaksikan langsung pertandingan di Stadion GBLA Kota Bandung, Jawa Barat.

Untuk mencegah kehadiran suporter tim tamu, Rudi mengatakan penjagaan ketat juga akan dilakukan di pintu-pintu masuk ke Kota Bandung, baik yang melalui jalur kereta api maupun jalur darat lainnya.

"Termasuk pintu-pintu masuk ke ke Bandung baik dari kereta api, darat dan sebagainya kita akan monitoring dan penjagaan supaya bisa mengantisipasi jangan sampai ada suporter tim tamu yang memaksa hadir ke sini karena aturan PSSI dalam pertandingan ini tidak diperbolehkan suporter tim lawan hadir," ungkap Rudi.

Pengamanan kali ini, Polisi Jawa Barat bisa berkoordinasi langsung dengan dengan Mabes Polri maupun Polda Metro Jaya.

Pihaknya akan memonitor di sejumlah titik, termasuk pada ruang digital yang biasanya banyak ajakan atau hasutan di media sosial dari oknum untuk memperkeruh suasana.

"Semua ruang kita akan monitoring termasuk ruang cyber yang biasanya kerap ada hasutan supaya bisa kita antisipasi," ujar Rudi.