Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengeluarkan Surat Edaran (SE) larangan menyalakan kembang api, petasan, dan sejenisnya selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan itu dikeluarkan sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan mengatakan, surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Lampung, kepala perangkat daerah, serta masyarakat luas.
“Dalam rangka menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian kemanusiaan terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana alam, pemerintah mengimbau agar tidak menyalakan petasan maupun kembang api saat perayaan Nataru,” kata Marindo, Kamis (25/12/2025).
Advertisement
Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 195 Tahun 2025 tentang Himbauan Tidak Menyalakan Kembang Api/Petasan dan Sejenisnya pada Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Marindo menjelaskan, kebijakan itu juga bertujuan menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat selama momentum libur akhir tahun.
Dia berharap perayaan Nataru dapat berlangsung secara sederhana, aman, dan bermakna.
Duka di Tengah Bencana
Selain mengimbau masyarakat, Marindo juga meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk menyosialisasikan larangan tersebut kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta pihak terkait lainnya.
“Satuan Polisi Pamong Praja diminta melakukan langkah-langkah preemtif dan preventif dengan berkoordinasi bersama Polri dan TNI untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Ia menegaskan, perayaan Nataru sebaiknya tetap dilaksanakan dengan mengedepankan nilai toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial, terlebih di tengah kondisi duka yang tengah dialami sejumlah daerah akibat bencana alam.
Surat edaran tersebut telah ditetapkan di Bandar Lampung pada 24 Desember 2025 dan ditandatangani secara elektronik atas nama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844375/original/042110500_1562220874-056971000_1530762842-20180704-Kembang-Api-Terangi-Langit-Amerika-pada-Hari-Kemerdekaan-AP-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299934/original/041038100_1784279853-cincin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299908/original/050735200_1784278434-000_B8U93QE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297102/original/031972000_1784078886-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299466/original/011004700_1784258669-000_B8YD28N.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535634/original/024473100_1774073655-1002526131.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535443/original/093203900_1774010359-IMG_20260320_151322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5535446/original/072333200_1774010555-petasan-sahur-picu-kebakaran-hebat-di-cengkareng-jakarta-7eb7df.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535387/original/032404500_1773997392-95076334-7d29-4ced-9cbb-24f47fa529cf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535313/original/055706300_1773980947-IMG_20260320_085600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2814555/original/000317900_1558681151-iStock-977829968.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518116/original/016377700_1772464391-Barang_bukti_insiden_ledakan_petasan_di_Gunungkidul.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518100/original/071471000_1772462566-Lokasi_siswa_SD_di_Gunungkidul_terluka_akibat_ledakan_petasan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2285814/original/023075600_1532022456-IMG_20180719_224813.jpg)