Ledakan Pabrik Petasan di India Tewaskan 23 Orang, Belasan Petugas Terluka Saat Evakuasi

Apa penyebab ledakan di pabrik petasan India yang tewaskan 23 orang?

Diterbitkan 20 April 2026, 11:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New Delhi - Sedikitnya 23 orang tewas dalam ledakan besar di sebuah unit produksi petasan di distrik Virudhunagar, negara bagian Tamil Nadu, pada Minggu (19/4/2026). Insiden ini juga melukai sejumlah petugas penyelamat yang tengah melakukan evakuasi.

Bupati Virudhunagar, NO Sukhaputra, mengatakan bahwa dari total korban tewas, 19 jenazah telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 16 perempuan dan 3 laki-laki. Sementara itu, enam korban luka dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

"Saat operasi penyelamatan berlangsung, terjadi ledakan kedua yang menyebabkan sekitar 13 orang terluka, termasuk polisi, petugas pemadam kebakaran, tim penyelamat, dan sukarelawan," ujar Sukhaputra kepada media.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban luka dari kalangan petugas yang mengalami cedera serius dan seluruhnya tengah mendapatkan perawatan medis, dikutip dari laman Business Standard, Senin (20/4).

Ledakan pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat di sebuah fasilitas produksi kembang api di dekat Kattanarpatti. Setelah menerima laporan warga, aparat kepolisian dan tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi korban.

Pemerintah distrik menyatakan seorang pejabat senior telah ditunjuk untuk mengoordinasikan operasi penyelamatan dan penanganan pascakejadian. Pihak kepolisian juga telah membuka penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.

Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban melalui media sosial. “Kecelakaan di Virudhunagar sangat menyedihkan. Saya turut berduka cita dan mendoakan kesembuhan bagi para korban luka,” tulisnya.

Ucapan serupa juga disampaikan Menteri Dalam Negeri Amit Shah yang menyebut insiden tersebut sebagai tragedi yang menyedihkan.

Sementara itu, Ketua Menteri Tamil Nadu MK Stalin mengatakan telah menginstruksikan sejumlah pejabat untuk segera menuju lokasi guna mempercepat penanganan serta memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Hingga kini, proses pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung, sementara para korban luka telah dirujuk ke rumah sakit pemerintah terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.