Bos Retail di Sumba Timur NTT Ditikam Pegawainya saat Tidur, Brankas Berisi Uang Toko Dibawa Kabur

Kepala retail modern di Jalan S. Parman, Kelurahan Prailiu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban penikaman oleh karyawannya sendiri

Diterbitkan 13 Desember 2025, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala retail modern di Jalan S. Parman, Kelurahan Prailiu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban penikaman oleh karyawannya sendiri. Pelaku penikaman juga mencuri uang kas toko dan coba membobol brankas berisi uang.

Peristiwa kriminal ini terjadi pada Senin (8/12/2025) dini hari. Pria itu menjadi korban penikaman Rara Leo Adjie alias Leo (27) yang bekerja di toko itu sebagai tim IT.

Pelaku asal Kelurahan Kambaniru ini sudah diamankan oleh petugas kepolisian setempat. Leo masuk ke toko pada dini hari saat korban sendirian dalam gerai dan sedang beristirahat. Gerai itu sudah dikunci tetapi pelaku memiliki kunci cadangan yang sebelumnya telah ia simpan.

Korban lalu masuk ke dalam gerai itu dan membongkar kas kasir lalu mengambil sejumlah uang serta barang dagangan. Pelaku merasa curiannya itu belum cukup sehingga ia mencari brankas yang berada di dalam ruangan tempat korban beristirahat.

Tanpa pikir panjang, pelaku langsung menghujam dada kepala gerai yang sedang pulas tertidur ini dengan sebilah pisau.

"Pelaku menikam korban di bagian dada menggunakan senjata tajam karena lagi tidur di dekat brankas," ujar Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawa, Sabtu 13 Desember 2025.

Korban yang kesakitan karena ditikam pun melompat dari tidurnya dan berteriak histeris. Ia berhasil melarikan diri dari gerai yang disatroni bawahannya itu.

Korban Minta Pertolongan dengan Pisau Menancap di Dada

Pria itu berlari meminta pertolongan dengan pisau masih menancap di dada. Warga setempat maupun yang kebetulan melintasi Alfamart itu menyaksikan korban berlari ketakutan dan meminta bantuan.

Sementara, Leo yang panik dan coba melarikan diri dari dalam gerai tersebut. Namun begitu dia keluar, warga sekitar langsung memburunya. Pria itu tak bisa kabur jauh dari massa dan langsung ditangkap. Warga lalu menyerahkannya kepada polisi di lokasi terdekat.

"Korban dibantu warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan medis," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya di lingkungan tempat kerja maupun tempat usaha yang beroperasi hingga larut malam.

"Motifnya masih didalami," tutupnya.