Cerita Warga saat Banjir Melanda Deli Serdang: Arusnya Deras Seperti Arung Jeram, Rumah Terendam 2 Meter

Habib mengungkapkan bahwa derasnya arus air yang membanjiri kawasan Kampung Lalang kali ini bagaikan arus sungai arung jeram.

Diterbitkan 29 November 2025, 10:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang berangsur surut. Namun, bencana alam akibat luapan air sungai tersebut menyisakan cerita pilu warga.

Salah satunya datang dari Habib, warga Jalan Stasiun, Kampung Lalang, Sunggal, Deli Serdang. Ia mengungkapkan bahwa derasnya arus air yang membanjiri kawasan Kampung Lalang kali ini bagaikan arus sungai arung jeram.

“Saya lihat di beberapa postingan kawan-kawan di Instagram, salah satunya postingan yang memperlihatkan kondisi banjir di Simpang Kampung Lalang, Medan, arusnya deras seperti arus sungai arung jeram,” kata Habib kepada Liputan6.com, Sabtu (29/11/2025).

Sementara di tempat tinggalnya, air mulai masuk ke dalam rumah pada Kamis (27/11/2025) pukul 05.00 WIB, dibarengi kondisi cuaca hujan. Sekitar 1 jam setelahnya, air mulai naik 1 meter.

“Terus naik pelan-pelan, dan jam 3 sore puncaknya sudah 2 meter. Lalu mulai surut pelan dari jam 5 sore,” Habib mengungkapkan.

Menurutnya, hingga Jumat (28/11/2025), sekitar pukul 03.00 WIB, air yang menggenangi rumahnya sudah benar-benar surut. Pasca air surut, Habib merasa pemerintah lambat dalam membantu warga.

“Dari air naik sampai surut, tidak ada bantuan dari pemerintah. Yang hancur tembok pagar pembatas rumah sebelah, dan barang-barang yang ada di rumah habis terendam air,” ungkapnya.

Diakui Habib, bantuan didapatnya hanya dari keluarga yang tidak terkena musibah. Bahkan, sampai Sabtu pagi (29/11/2025), tidak ada penanganan dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang ataupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), khususnya di Jalan Stasiun, Kampung Lalang, Sunggal, Deli Serdang.

“Kami terisolir di hari pertama karena airnya lambat turun, jadi untuk makan di hari pertama sulit, menunggu surut air di lantai 2 rumah dengan sisa makanan yang ada,” ucapnya.

“Belum lagi saat banjir juga terjadi pemadaman listrik mulai jam 6 pagi pada 27 November 2025 sampai jam 3 pagi pada 28 November 2025,” ungkapnya lagi

Penyerahan Bantuan Sudah Dilakukan

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mengaku telah menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Sunggal dan Labuhan Deli, pada Jumat (28/11/2025).

Penyerahan bantuan berupa bahan makanan tersebut dipimpin oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagalung di kantor camat masing-masing.

Untuk Kecamatan Sunggal, bantuan diterima Camat Sunggal, Danang Purnama Yudha, dan di Kecamatan Labuhan Deli diterima Camat Labuhan Deli, Zulfahri Harahap. 

Asisten I menjelaskan, pendistribusian bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan dan penanggulangan bencana yang tengah dilakukan Pemkab Deli Serdang.

"Kita sudah mendorong logistik untuk dapur umum yang didirikan pemerintah kecamatan dan desa. Logistik ini akan disalurkan ke dapur umum desa untuk menyiapkan makanan siap saji bagi masyarakat, terutama yang mengungsi dan tidak dapat memasak di rumah," jelas Asisten I.

 

Imbau Masyarakat Bersabar

Disebutkan, sampai saat ini kedua wilayah tersebut masih tergenang banjir. Sejumlah warga masih bertahan di rumah-rumah tetangga yang memiliki lantai lebih tinggi.

Asisten I mengimbau masyarakat agar tetap bersabar menghadapi bencana banjir yang terjadi. Warga harus tetap tenang, tidak panik, dan terus berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. 

"Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sangat perhatian. Kita terus berusaha menyiapkan kebutuhan dan layanan untuk mengurangi kesulitan masyarakat. Semoga warga tetap tabah menghadapi musibah ini," tutupnya.