10 Senjata Api Milik Polda NTT Hilang, Ternyata Dipinjam dan Dijual ke Warga

Kasus hilangnya senjata api milik Polda NTT terungkap ketika dilakukan penertiban.

Diterbitkan 23 Oktober 2025, 05:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta 10 senjata apai milik Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) hilang di tahun 2017. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata senjata api itu dipinjamkan dan dijual ke warga.

Kasus terbaru adalah terungkapnya aksi anggota Polri berinisial S yang diduga meminjamkan dua senjata api milik Polda NTT ke seorang warga di Bali.

"Proses hukum terhadap yang bersangkutan akan dilanjutkan," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra. Dikutip dari Antara, Kamis (23/10).

Henry mengatakan sejumlah senjata api aktif milik Polda NTT dilaporkan hilang. Hal ini diketahui setelah Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko meminta agar semua anggota yang memiliki senjata ditertibkan.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata ada senjata yang hilang, sehingga langsung dibentuk tim atau satgas untuk mencari tahu keberadaan sejumlah senjata api tersebut.

Hendry tak merinci jelas jenis senjata yang hilang tersebut. Ada sekitar empat polisi di Polda NTT yang diduga menjual 10 pucuk senjata tersebut, namun belum diketahui motifnya.

Henry mengatakan dua pucuk senjata api yang dijual oleh S ditemukan di Bali. Hal ini diketahui saat diidentifikasi oleh Polda Bali.

Hal ini kemudian dikembangkan oleh Bidpropam Polda NTT hingga akhirnya sejumlah senjata lainnya ditemukan di wilayah Polda NTT.

"Sejumlah senjata itu hilang pada tahun 2017 dan baru terungkap Oktober 2025 ini," ujar dia.

Sementara itu Karo Logistik Polda NTT Kombes Aldinan Manurung mengatakan 10 senjata yang semula hilang itu sudah ditemukan dan sudah diamankan.

Aldinan menambahkan, senjata tersebut dipinjamkan kepada seorang warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Bali.