Bupati Sukabumi soal Viral Plester Bekas di Menu MBG: Mungkin Keteledoran

Plester tersebut menempel pada adonan terigu tahu goreng.

Diterbitkan 21 Oktober 2025, 15:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Bupati Sukabumi, Asep Japar menanggapi penemuan plester di dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa SD Negeri Gadis, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Plester tersebut menempel pada adonan terigu tahu goreng.

Asjap menyatakan, insiden tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh keteledoran. Meskipun demikian, dia menegaskan pentingnya dukungan penuh terhadap program nasional ini karena manfaatnya yang besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

"Itu mungkin ada keteledoran ataupun apa, tapi tetap kita kalau MBG kita di Kabupaten Sukabumi harus bersyukur bahwa ini program presiden, kita harus dukung dan itu membantu masyarakat khususnya anak-anak," ujar Asjap, Selasa (21/10/2025).

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) dan langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan survei.

"Kita kan sudah dibentuk Satgas, itu bahkan sudah turun tim Satgas turun ke lapangan untuk meninjau survei termasuk dari dapurnya, ada strukturnya," tambahnya.

Kepala SPPG Cigunung Minta Maaf

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cigunung, Desa Sukaresmi, Hana Nabilah Azmi, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang viral tersebut.

"Ingin memohon permintaan maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang viral tentang penemuan plester (hansaplast) di tahu," kata Hana Nabilah Azmi.

Hana menjelaskan bahwa masalah ini telah dianggap selesai, setelah pihak yang memposting video tersebut datang, dan barang bukti sudah diamankan oleh pihak SPPG. Dia juga menekankan akan adanya evaluasi menyeluruh di dapur.

"Kebetulan masalah ini sudah clear, yang bersangkutan sudah datang, barang bukti sudah ada di kami. Kami juga akan mengevaluasi kesalahan apa yang ada di dapur sampai bisa terjadi seperti ini," jelasnya.

Janji Lebih Hati-Hati

Hana juga berkomitmen untuk meningkatkan kehati-hatian dalam proses persiapan makanan ke depannya.

"Untuk ke depannya saya juga menekankan untuk lebih berhati-hati lagi, insya Allah ke depannya kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi," terang dia

Dia membenarkan telah bertemu dengan pihak yang memposting video.

"Betul bertemu, saya juga sudah meminta maaf dan sudah menyelesaikan kejadian ini," sambung dia.