Mobil Tertabrak Kereta di Perlintasan Sukabumi, Warga Sempat Teriaki Sopir tapi Tak Digubris

Sebuah kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Senin (18/8/2025) sore.

Diperbarui 18 Agustus 2025, 23:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Senin (18/8/2025) sore. 

Sebuah mobil Suzuki XL7 bernomor polisi B 2501 FKZ tampak ringsek usai tertemper Kereta Api Pangrango 227A yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.

Menurut penuturan saksi mata, Yoga, mobil yang dikemudikan oleh Nurdin (53) sebenarnya sudah diperingatkan oleh warga yang berteriak histeris saat mengetahui kereta akan melintas. Namun, peringatan itu tak digubris.

“Sudah diteriaki warga, 'awas kereta', tapi mobil tetap saja melaju. Katanya sih sopir enggak dengar karena kaca mobil tertutup,” kata Yoga.

Saat dimintai keterangan, Nurdin, sang sopir, membenarkan bahwa ia tidak mendengar teriakan warga. 

Ia mengaku tidak menyadari adanya kereta yang akan melintas, meskipun ia sudah memperlambat laju kendaraan saat melintasi rel.

“Memang mobil saya jalankan pelan, karena tahu ada rel. Tapi saya tidak tahu kalau kereta akan melintas. Karena kaca tertutup, suara teriakan warga tidak terdengar,” jelas Nurdin.

 

Portal Tak Berfungsi

Nurdin juga mengungkapkan kekecewaannya karena palang pintu perlintasan tidak berfungsi. Menurutnya, jika palang pintu berfungsi, kecelakaan bisa dihindari.

“Kalau portal berfungsi, pasti saya berhenti. Tapi ini tidak ada peringatan sama sekali. Kenapa portalnya tidak berfungsi?” ungkapnya.

Sementara itu, Security KA Stasiun Cigombong, Indra WS, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan masinis Kereta Api Pangrango sudah membunyikan klakson sebagai tanda peringatan. 

 

Tak Ada Korban Jiwa

Selain itu, warga juga telah berusaha memperingatkan sopir, namun tabrakan tetap tak bisa terhindarkan.

"Kereta sudah membunyikan klakson, warga pun memberi tahu. Untuk tindak lanjut, kami sarankan sopir berkoordinasi dengan pihak PJKA,” kata Indra. 

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun mobil mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan akibat benturan.