Liputan6.com, Jakarta - Dua awak kapal perikanan berbendera asing asal Aceh yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) memenuhi panggilan Polres Metro Bekasi Kota untuk memberikan keterangan sebagai saksi korban, Selasa (15/7).
Pemeriksaan berlangsung di Ruang Kriminal Khusus dan difasilitasi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Kedua korban, berinisial Z dan H, didampingi kuasa hukumnya dari Sumatera Environmental Initiative (SEI).
Kuasa hukum dari SEI, Andi Suhanda, mengatakan kedua korban memberikan keterangan atas laporan yang sebelumnya dilimpahkan oleh Polda Aceh ke Polres Metro Bekasi Kota. Dalam pemeriksaan tersebut, para korban menjawab 27 pertanyaan seputar proses perekrutan hingga keberangkatan mereka ke kapal berbendera asing.
Advertisement
“Sejauh ini, kedua korban tetap konsisten bahwa pihak yang mereka laporkan adalah perekrut yang ada di Aceh, sebagaimana yang telah mereka sampaikan dalam laporan di Polda Aceh,” kata Andi Suhanda kepada wartawan.
Andi juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mempelajari kronologi kasus tersebut dan menemukan bahwa seluruh rangkaian dugaan tindak pidana sudah terjadi sejak di Aceh.
Direktur SEI, Masykur Agustiar, turut memberikan tanggapan. Ia mengapresiasi langkah Polres Metro Bekasi Kota yang telah memanggil terlapor untuk memberikan klarifikasi, termasuk jika ada dugaan keterlibatan oknum aparat.
“Kami mengapresiasi proses yang telah berjalan di Polres Metro Bekasi Kota, yang tetap memanggil terlapor dan mendalami perkara ini secara profesional. Kami berharap proses hukum berjalan secara objektif dan tuntas,” ujar Masykur.
Masykur juga menegaskan bahwa Sumatera Environmental Initiative bersama Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) dan mitra lainnya akan terus mengawal kasus ini, baik di Aceh maupun di luar Aceh, hingga mendapatkan kepastian hukum bagi para korban.
Kasus dugaan TPPO ini berawal dari laporan para korban terkait perekrutan mereka di Aceh untuk bekerja di kapal perikanan berbendera asing. SEI mencatat bahwa TPPO di sektor perikanan masih menjadi salah satu isu yang perlu mendapatkan perhatian, terutama di wilayah pesisir Sumatera.
A. Baizalwi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181963/original/041597900_1744014438-erupsi_gunung_gede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936199/original/062014300_1725430509-Kepiting1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5285433/original/006908300_1752674494-WhatsApp_Image_2025-07-16_at_20.49.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325568/original/099364800_1786878538-rmh2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291164/original/098334500_1783506303-IMG_7188.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315641/original/057691200_1785845275-WhatsApp-Image-2026-08-04-at-15.06.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133598/original/069333700_1739586759-tki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5741789/original/039500100_1778639341-1001249014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2222391/original/096857800_1526957791-101216_ridiculous_hospital_charges_THUMB_LARGE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4263103/original/002442900_1671164554-ilustrasi_bayi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2301321/original/067009400_1533289220-153328922047173ilustrasi-perdagangan-manusia-ilustrasi-amin-h-al-bakki-kriminologi-id-1532673734.jpg)