TNI Salurkan Bantuan 40 Ton Beras untuk Program MBG di Sumut

Bantuan beras tersebut merupakan hasil dari lahan ketahanan pangan milik Kodam I/Bukit Barisan yang dikelola oleh kelompok tani binaannya

Diperbarui 12 Juli 2025, 01:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia menyalurkan bantuan beras sebanyak 40 ton kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Kegiatan tersebut dilakukan usai panen raya di Desa Sidoarjo Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menjelaskan pendistrbusian bantuan beras dilakukan ke SPPG di wilayah Sumut yang tersebar di Langkat, Deliserdang, Simalungun, Asahan, dan Labuhanbatu. Pihaknya juga melakukan dialog interaktif secara virtual dengan beberapa SPPG penerima bantuan.

"Jika sektor pangan kuat, maka bangsa ini akan berdiri lebih berdaulat dan tak mudah diintervensi, mari teruskan upaya bersama ini. Dengan kemandirian pangan, kita menjaga kehormatan, kemerdekaan, dan masa depan bangsa,” ungkapnya, Kamis (11/07/2025).

Sementara itu, Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Rio Firdianto, mengatakan pihaknya ikut mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Ia juga telah menyediakan lahan TNI AD untuk pembangunan dapur SPPG dan bantuan pendampingan mitra.

"Dari total 991 unit SPPG yang menjadi target, baru terealisasi sebanyak 115 SPPG. Terdiri dari 5 SPPG TNI AD dari target 141 unit, dan 110 SPPG Hybrid Mandiri dari target 850 unit,” Rio Firdianto, menimpali.

Rio juga menjelaskan bantuan beras tersebut merupakan hasil dari lahan ketahanan pangan milik Kodam I/Bukit Barisan yang dikelola oleh kelompok tani binaannya. Selain itu, pihanya juga menjelaskan rutin memberikan MBG seperti di sekolah, panti asuhan dan lain sebagainya.

Menurutnya, program MBG merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia untuk membentuk generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Maka dari itu dibutuhkan kerja sama seluruh pihak, untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto tersebut.

"Program MBG dirancang bersama ahli gizi, untuk memenuhi standar nutrisi yang optimal dan memastikan asupan gizi mereka terpenuhi dengan baik," kata dia.