Liputan6.com, Lampung - Seorang mahasiswi di Kota Bandar Lampung ditemukan tewas diduga usai melakukan aborsi di kamar indekos miliknya. Kasus itu kini tengah ditangani serius oleh pihak kepolisian.
Kepala Polresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami kasus itu, terutama terkait keberadaan janin yang belum ditemukan di lokasi kejadian.
"Tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), namun tidak ditemukan janin di dalam kamar kost korban," ujar Alfret, Jumat(20/6/2025).
Advertisement
Alfret bilang, pihaknya belum dapat memastikan siapa yang membawa janin tersebut, maupun apakah ada pihak lain yang terlibat dalam tindakan aborsi itu.
Hingga kini, sejumlah saksi masih dimintai keterangan, termasuk rekan-rekan korban.
Â
Polisi Fokus pada Pemeriksaan Saksi dan Autopsi Korban
Hilangnya janin dari lokasi kejadian menjadi pertanyaan besar yang coba diungkap polisi.
Beberapa orang yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban telah dipanggil untuk memberikan keterangan.
"Kami tidak bisa berspekulasi. Proses penyelidikan masih terus berjalan. Fokus kami saat ini adalah mencari tahu siapa yang kemungkinan membawa janin tersebut dan bagaimana kronologi pastinya," ungkap dia.
Sementara itu, jenazah mahasiswi tersebut saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi.Â
Advertisement
Kronologi Kejadian
Sebelumnya, seorang mahasiswi di Kota Bandar Lampung ditemukan tewas usai diduga melakukan praktik aborsi secara mandiri di kamar kos miliknya. Peristiwa memilukan itu terjadi di wilayah Kecamatan Kedaton, pada Kamis (19/6/2025) dini hari.
Korban diketahui berinisial SL (20), warga asal Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan. Jenazah korban saat ini telah berada di ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Alfret Jacob Tilukay, mengonfirmasi insiden tersebut. Dia menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh teman-temannya. Namun nahas, sebelum mendapat perawatan nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia.
"Teman-temannya membawa korban ke rumah sakit, tetapi karena kondisinya sudah lemas, korban dinyatakan meninggal dunia," ungkap dia.
Dugaan sementara, korban mengalami pendarahan hebat setelah menjalani aborsi secara ilegal di kamar kos. Hal itu diperkuat dari temuan bercak darah di bagian tubuh korban, terutama di area vital.
Â
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3637781/original/021268200_1745160789-1000239699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285495/original/056574600_1673241480-jasad.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372267/original/057016700_1476292020-Bandar_Lampung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/344610/original/093311000_1471573794-foto-new.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8344209/original/064542200_1782216856-1001386837.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263175/original/062581900_1781862251-1001375191.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258701/original/005612600_1781404033-1001358570.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7089405/original/073484100_1779870619-1001300977.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7021529/original/097944000_1779795378-1001294049.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7012709/original/097211400_1779785191-1001293511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7006663/original/063137200_1779778300-1001290354.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6420320/original/013849100_1779290504-1001276045.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6303685/original/001981100_1779178200-1001270364.jpg)