Ini Lokasi Duel Berdarah Pelajar SMP di Bandar Lampung yang Bikin Geger Warga

Dua orang pelajar SMP yang masih satu sekolahan terlibat duel berdarah hingga salah satunya harus mendapat luka serius pada bagian perut.

Diperbarui 26 Mei 2026, 17:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung - Duel berdarah antar pelajar SMP kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Seorang siswa berinisial VI (13) mengalami luka tusuk serius pada bagian perut usai terlibat perkelahian dengan teman sekolahnya sendiri.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di Jalan Raden Pemuka, Gang Masjid, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Senin (25/5/2026) siang sekitar pukul 11.15 WIB.

Warga sekitar, Eni Susiati, mengaku lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat berkumpul dan berkelahi oleh para pelajar. Namun, menurutnya, insiden kali ini menjadi yang paling parah.

"Sering anak-anak berantem di situ. Cuma kalau yang parah baru ini," kata Eni saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (26/6/2026).

Eni mengaku tidak mengetahui pasti awal mula keributan lantaran sedang bekerja. Namun saat pulang, suasana di lokasi sudah ramai dan dipenuhi warga serta polisi.

"Pulang-pulang itu saja udah pada ribut. Tahu-tahu sudah banyak polisi di situ," tuturnya.

Dia mengatakan korban sempat berteriak meminta pertolongan setelah ditusuk. Warga yang mendengar teriakan langsung berhamburan menuju lokasi.

"Katanya, 'ayah aku ditusuk, ayah aku ditusuk'," ucapnya menirukan teriakan korban.

Menurut informasi yang didengar warga, korban dan pelaku masih satu sekolah dan diduga sudah memiliki masalah sejak berada di lingkungan sekolah sebelum akhirnya duel berlanjut di lokasi kejadian.

"Katanya memang sudah berantem dari sekolah mungkin," kata dia.

Eni juga menyebut korban dan pelaku berasal dari wilayah berbeda. Korban diketahui merupakan warga Gunung Sulah, sedangkan pelaku berasal dari kawasan Gang Saleh.

 

Kata Polisi

Sebelumnya, Kapolsek Sukarame Kompol Henry Dunan Pandiangan membenarkan adanya kasus penusukan yang melibatkan dua pelajar SMP tersebut.

Korban VI mengalami luka tusuk di bagian perut dan pinggang akibat serangan menggunakan pisau dapur yang dibawa pelaku berinisial KAS (13), warga Jagabaya 3.

"Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan pinggang akibat senjata tajam berupa pisau dapur," ujar Henry.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, perkelahian terjadi antara korban dan pelaku. Saat posisi pelaku terdesak, pelaku diduga mengambil pisau yang dibawa di pinggangnya lalu menusukkannya ke tubuh korban.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD Abdul Moeloek untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara pelaku telah diamankan di Polsek Sukarame bersama barang bukti sebilah pisau dapur.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi dan mendalami motif perkelahian berdarah antarpelajar tersebut.

"Situasi saat ini aman dan kondusif. Kasusnya masih didalami," kata Henry.

Â