UPH Wisuda 1.921 Mahasiswa Salah Satunya Dirjen Komdigi Raih Gelar Doktor

Sebanyak 1.921 lulusan Universitas Pelita Harapan (UPH) jalani prosesi wisuda. Direktur Jenderal Ekosistem Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, ikut dilantik sebagai doktor.

Diterbitkan 19 Mei 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tangerang - Sebanyak 1.921 lulusan Universitas Pelita Harapan (UPH) jalani prosesi wisuda. Direktur Jenderal Ekosistem Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, ikut dilantik sebagai doktor. Momen wisuda ini dilakukan dari program Doktor, Magister, Sarjana, hingga Sarjana Terapan.

Dengan mengusung tema “A Mind of Excellence”, prosesi wisuda ini bukan hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga momentum pengutusan para lulusan untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan berdampak di tengah masyarakat. Lulusan tahun ini berasal dari 14 fakultas yang tersebar di UPH Kampus Lippo Village dan Kampus Pascasarjana.

Dalam sambutannya, Rektor UPH, Jonathan L. Parapak, mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi segala kontribusi yang telah lulusannya lakukan, baik itu dalam bentuk prestasi di dalam dan luar negeri. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di UPH benar-benar unggul dan berdampak.

Di hadapan para wisudawan, Rektor UPH juga menjelaskan mengenai perkembangan UPH, terutama peluncuran Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Artificial Intelligence (FAI) di tahun 2025 ini.  "Kehadiran dua fakultas ini menjadi wujud nyata komitmen UPH dalam menjawab tantangan dan kebutuhan masa depan, sekaligus memperkuat peran UPH sebagai salah satu universitas unggulan di Indonesia,"katanya.

Sementara, James Riady, Pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) yang juga pemgusaha Lippo Group menekankan, wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari fase kehidupan baru atau commencement. Dalam konteks dunia yang penuh tantangan dan perubahan, baik secara politik, ekonomi, maupun teknologi.

Lebih lanjut, James mengingatkan pentingnya membangun visi, karakter, dan ketekunan dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan. Ia pun membagikan pesan inspiratif dari sang ayah, yaitu Dr. Mochtar Riady yang merupakan Pendiri Lippo Group, bahwa dalam hidup kita perlu memiliki impian besar, tetapi jangan takut untuk memulai dari hal-hal kecil. “Banyak orang ingin sukses dan kaya dengan cepat, tapi keberhasilan sejati datang kepada mereka yang mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Anda harus belajar membangun kedisiplinan, mengasah keterampilan, dan melatih kepekaan terhadap peluang,” ucap James.

Kesiapan Hadapi Era Digital

Sementara, Tri Munanto, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III menyoroti tantangan dunia kerja di era revolusi industri 4.0 dan transformasi digital. Meskipun teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat, menurutnya, manusia tetap memiliki keunggulan karena karakter, nilai-nilai kemanusiaan, dan hati untuk melayani. "Inilah yang membuat manusia tetap lebih unggul dan layak menjadi pemimpin di masa depan,"katanya.

Sementara, dalam kesempatan tersebut juga, Direktur Jenderal Ekosistem Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, dilantik sebagai lulusan Program Doktor Manajemen UPH. Edwin menyampaikan, perjalanan pendidikannya di UPH sangat membentuk cara berpikirnya, yakni bukan sekadar menyerap pengetahuan atau mendapatkan gelar, melainkan tentang membangun cara berpikir yang jernih, lebih dalam, dan penuh tujuan. 

“Mari kita tidak memakai gelar ini sebagai lencana kebanggaan, tapi sebagai pengingat harian untuk terus belajar, bertumbuh, dan berdampak. UPH telah mempersiapkan kita bukan hanya untuk cerdas, tapi juga berintegritas,” tutupnya.